Kamis, 21 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Pakai Dana BOS Biayai Program Makan Siang Gratis, Guru Honorer Jadi Korban, Terancam tak Dapat Gaji

Program makan siang gratis yang dijanjikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabumin untuk masyarakat, dinilai akan membuat guru honorer tak dapat gaji.

Tayang:
YouTube/Gibran Rakabuming
Program makan siang gratis merupakan janji Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka, jika terpilih menjadi presiden dan wakil presiden. 

TRIBUNKALTIM.CO - Program makan siang gratis yang dijanjikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk masyarakat, dinilai akan membuat guru honorer menjadi korban.

Program makan siang gratis itu dituding akan membuat gaji guru honorer dipangkas, bahkan bisa tidak menerima gaji.

Hal ini diungkapkan pengamat pendidikan Indra Charismiadji, merespon soal Tim Pemenangan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka, yang mengusulkan program makan siang gratis menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Indra mengaku khawatir penggunaan dana BOS untuk keperluan program makan siang gratis bakal mengganggu operasional sekolah.

Baca juga: Anggaran Dana BOS Harus Naik 600 Persen Jika Dialokasikan untuk Makan Siang Gratis

Baca juga: Beda Jokowi dan Para Menteri Soal Polemik Pembahasan Program Makan Siang Gratis Menurut Mahfud MD

Baca juga: Jokowi Bantah Bahas Program Makan Siang Gratis, Cuma Minta Program Presiden Terpilih Masuk APBN 2025

Menurut Indra yang juga menjabat Jubir Timnas AMIN menyebut bahwa anggaran pendidikan saat ini sudah kecil.

Sehingga program makan siang gratis berpotensi membuat guru honorer tidak menerima gaji sama sekali.

“Lalu bayar listrik, kebersihan, beli perlengkapan sekolah, mau pakai uangnya siapa? Guru-guru honorer siap-siap buat tidak terima honor sama sekali,” jelas Indra dalam keterangannya, Sabtu (2/3/2024).

Indra menuturkan bahwa anggaran pendidikan sudah cukup kecil.

Baca juga: Program Makan Siang Gratis Bakal Masuk APBN, Bank Dunia Beri Sorotan, Singgung Pagu Defisit Fiskal

Bahkan tidak cukup bila dibandingkan dengan sekali makan siang seorang murid saja.

"Semoga semua semakin tahu seberapa kecil anggaran pendidikan kita yang ternyata dibandingkan dengan sekali makan saja tidak cukup," jelas Indra.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa anggaran pembiayaan program makan siang gratis yang dijanjikan kubu Prabowo-Gibran, akan bersumber atau menggunakan anggaran dari dana Bantuan Operasional Sekolah atau (BOS).

Adapun dana BOS berasal dari anggaran di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Baca juga: PDIP Sebut Menteri Jokowi Tak Pantas Bahas Program Makan Siang Gratis Prabowo, Bukan Tanpa Alasan

Program makan siang gratis ini merupakan program andalan dari calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran).

Menurut Airlangga nantinya pola pendanaan program ini akan melalui BOS Spesifik atau Bos Afirmasi.

"Kami mengusulkan pola pendanaannya melalui Bantuan Operasional Sekolah spesifik atau BOS Spesifik atau BOS Afirmasi untuk khusus menyediakan makan siang untuk siswa," ujar Airlangga saat simulasi program makan siang gratIs di SMP Negeri 2 Curug, Tangerang, Kamis (29/2/2024).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved