Tribun Kaltim Hari Ini
Suara PSI Versi Real Count KPU Melonjak hingga 3,13 Persen, Berpeluang Lolos ke Senayan
Suara partai yang dipimpin putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep itu melesat dalam waktu tiga hari hitung suara manual atau real count KPU.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Briandena Silvania Sestiani
TRIBUNKALTIM.CO - Perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tengah menjadi sorotan.
Suara partai yang dipimpin putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep itu melesat dalam waktu tiga hari hitung suara manual atau real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari 29 Februari-2 Maret 2024.
Suara PSI hingga Sabtu (2/3) mencapai 3,13 persen.
Angka ini mendekati ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4 persen dari jumlah suara sah secara nasional.
Baca juga: Heboh, Akhirnya MK Hapus Parliamentary Threshold 4 Persen, Denny Siregar: Biar PSI Bisa ke Senayan
Artinya, PSI pun berpeluang untuk meloloskan wakilnya duduk di kursi DPR RI.
Dikutip dari Kompas.com, hasil penghitungan suara real count KPU, hingga pukul 08.30, Kamis (29/2/2024), menunjukkan perolehan suara PSI sebesar 2,85 persen.
Kemudian, kenaikan suara PSI, berdasarkan real count KPU, yang diperbarui hingga pukul 15.00, Jumat (1/3/2024), sebesar 3,01 persen.
Selanjutnya, diperbarui pada 2 Maret 2024 pukul 12.00. Data real count KPU menunjukkan suara PSI mencapai 3,13 persen.
Angka tersebut berdasarkan Real Count KPU yang mencapai 65,74 persen atau setara 5.412 dari 823.236 TPS yang diperbarui pada 2 Maret 2024 pukul 12.00.
Perolehan suara PSI itu menunjukkan tren positif.
Wasekjen Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri DPP PSI Marsha Damita Siagian menilai, wajar jika perolehan suara PSI meningkat.
Ia mengatakan, dalam konteks publik membandingkan quick count, keakurasian perhitungan Pilpres lebih mudah untuk didapat.
Sebab hanya terdapat satu pemenang dari tiga kandidat.
Sedangkan, tidak untuk Pileg, yang menurut Marsha, rasionya 1 banding 16.
Baca juga: Terjawab Kenapa PSI Bisa Gagal ke DPR RI Meski Disokong Keluarga Jokowi, Pengamat: Kaesang Tak Cukup
"(Pileg) Angkanya jauh lebih tinggi. Jadi ini dari statistik aja udah berbeda. Satu (Pilpres) 1 banding 3, satu lagi (Pileg), 1 banding 16," kata Marsha dalam Rapat Rekapitulasi Suara, di kantor KPU, Jakarta Pusat, pada Sabtu (2/3).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240303_TRIBUN-KALTIM-HARI-INI.jpg)