Berita Samarinda Terkini
2 Lokasi jadi Tempat Pembuangan Sisa Material Pembongkaran Pasar Pagi Samarinda
Pasar Pagi Samarinda telah dibongkar. Bekas puing-puing pembangunan dibuang ke dua lokasi berbeda.
Penulis: Ilo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pasar Pagi Samarinda telah dibongkar. Bekas puing-puing pembangunan dibuang ke dua lokasi berbeda.
Hal ini diungkapkan Pemenang Lelang Pembongkaran Pasar Pagi Samarinda, Muhammad Nawer kepada TribunKaltim.co pada Sabtu (9/3/2024).
Dia jelaskan, terkait dengan sisa material dari pembongkaran Pasar Pagi Samarinda , hal itu akan dibuang di beberapa lokasi khusus miliknya.
Ada di 2 lokasi yakni di kawasan Ring Road dan Sungai Siring.
Baca juga: Revitalisasi Pasar Pagi Samarinda Picu Kemacetan, Dishub Imbau Masyarakat Cari Jalan Alternatif
"Ada tempat khusus saya di sana, karena memang saya di bidang besi-besi juga. Kalau ada besi tua itu mudah-mudahan bisa dipakai, kalau batu-batu kita angkut," sebutnya.
Proses pembongkaran Pasar Pagi Samarinda ini menggunakan 5 unit ekskavator dan 20 mobil truk pengankut muatan sisa material.
"Anggaran kita untuk bongkaran saja Rp 800 jutaan, ada lebih Rp 1 miliar, tapi mudah-mudahan bisa ikut lagi dilelang untuk pembangunannya nanti," pungkas Nawer.
Hati-hati Dekat Rumah Warga
Separuh bangunan Pasar Pagi Samarinda di sisi Jalan Jenderal Sudirman telah dibongkar.
Pasar legendaris yang berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda seluas 1 hektare itu akan direvitalisasi guna mendorong roda perekonomian yang lebih maju.
Sebagai pemenang lelang, Muhammad Nawer Mud menjelaskan, pihaknya bertanggung jawab untuk mengebut pembongkaran hingga April mendatang.
Baca juga: Pemilik Ruko Belum Sepakat soal Revitalisasi Pasar Pagi Samarinda, Andi Harun Beber Penyebabnya
"Sudah berjalan sebulan, karena memang targetnya di April sudah terbongkar semua," ujar Nawer.
Meski tidak ada kendala di lapangan, namun dirinya mengakui proses pembongkaran harus dilakukan dengan hati-hati.
Hal itu mengingat adanya rumah-rumah warga di sekitar lokasi pembongkaran.
"Agak sulit karena masih ada rumah-rumah warga, jadi harus lebih hati-hati. Takutnya ada puing-puing yang kena warga. Saat bongkar juga kami pakai teknik siram air supaya debunya minim," kata Nawer.
| Dishub Samarinda Wajibkan Seluruh Pegawai Tak Bawa Kendaraan BBM Setiap Hari Jumat |
|
|---|
| BMKG Samarinda Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Waspada Karhutla |
|
|---|
| Samarinda Graphic Memoir Exhibition 2026, Hadirkan 200 Karya dari 20 Kreator Asal Kota Tepian |
|
|---|
| Pemkot Samarinda Akui Kekeliruan Kontrak Sewa Defender, Andi Harun: Siap Hentikan dan Audit |
|
|---|
| Kendala Operasional Insinerator Samarinda, Gaji Operator Rp2,5 Juta per Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240310_Pasar-Pagi-Samarinda-di-Jl-Sudirman.jpg)