Ramadhan 2024

Terjawab Kapan Malam Lailatul Qadar 2024 dan Bagaimana Ciri-cirinya Menurut Penjelasan Buya Yahya

Berikut ulasan kapan Lailatul Qadr 2024 dan bagaimana ciri-cirinya berdasarkan penjelasan Buya Yahya.

canva.com
MALAM LAILATUL QADAR - Kapan malam Lailatul Qadar di Ramadhan 2024 dan bagaimana ciri-cirinya, ini penjelasan Buya Yahya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Berikut ulasan kapan Lailatul Qadr 2024 dan bagaimana ciri-cirinya berdasarkan penjelasan Buya Yahya.

Saat ini umat muslim tengah menjalani puasa Ramadhan 2024.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kemenag resmi menetapkan awal Puasa 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada Selasa 12 Maret 2024.

Jadwal malam Lailatul Qadr pun akhirnya kini banyak dicari termasuk bagaimana ciri-cirinya.

Baca juga: Flek Kecoklatan Muncul Sebelum dan Sesudah Haid, Apakah Masih Boleh Berpuasa? Simak Penjelasannya

Diketahui, umat Islam sering menyebut bahwa lailatul qadar adalah malam yang penuh kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan.

Untuk itu, Allah SWT senantiasa merahasiakan kapan waktunya.

Meski begitu, beberapa orang mengatakan bahwa malam lailatul qadar memiliki tanda-tanda yang bisa diketahui manusia.

Jadwal Malam Lailatul Qadar

MALAM LAILATUL QADR - Kapan malam Lailatul Qadr di Ramadhan 2024 dan bagaimana ciri-cirinya, ini penjelasan Buya Yahya.
MALAM LAILATUL QADR - Kapan malam Lailatul Qadr di Ramadhan 2024 dan bagaimana ciri-cirinya, ini penjelasan Buya Yahya. (canva.com)

Berdasarkan hadist

Dikutip dari buku Al Akhbar Titian yang tertulis karya Tebyan A'maari Machalli, Lailatulqadar digambarkan sebagai kejutan pada seorang muslim.

Sebab tidak ada yang tahu pasti kapan kedatangan malam Lailatul Qadar.

Namun, waktu kedatangan Lailatul Qadar diyakini terjadi pada sepuluh malam terakhir pada malam-malam ganjil di bulan Ramadan sesuai sabda Rasulullah SAW.

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: "Carilah Lailatulqadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan." (HR Bukhari)

Shabri Shaleh Anwar dalam buku 10 Malam Akhir Ramadan menjelaskan makna hadits tersebut jika malam Lailatul Qadar akan terjadi pada tanggal malam 21, 23, 25, 27, 29 dan akhir malam bulan Ramadan.

Ketidakpastian waktu kedatangan Lailatulqadar ini membuat sejumlah prediksi dari para ulama besar, seperti Imam Al Ghazali dalam Ihya Ulumuddin maupun ulama mazhab Syafi'i lainnya.

Menurut Imam Al Ghazali, waktu jatuhnya malam Lailatulqadar diketahui dari permulaan awal Ramadan.

Berikut penjelasan Imam Al-Ghazali seperti dinukil dari I'anah Thalibin terbitan Darl Fikr.

- Jika awal Ramadan adalah hari Minggu atau Rabu maka malam Lailatulqadar terjadi pada malam 29.
- Jika Ramadan dimulai hari Senin maka malam Lailatulqadar jatuh pada malam 21.
- Jika awal Ramadan hari Selasa atau Jumat maka malam Lailatulqadar jatuh pada malam 27.
- Jika awal Ramadan hari Kamis maka malam Lailatulqadar jatuh pada malam 25.
- Jika awal Ramadan hari Sabtu maka malam Lailatulqadar terjadi pada malam 23.

Para ulama mazhab Syafi'i lain berpendapat, Lailatulqadar jatuh pada 21 dan 23 Ramadan.

Adapun, Imam an-Nawawi berpendapat turunnya malam Lailatulqadar tidak tidak terbatas pada 10 malam terakhir Ramadan.

Malam Lailatul Qadar 2024

Sesuai sabda Nabi Muhammad Rasulullah SAW agar mencari Lailatulqadar pada malam-malam ganjil pada 10 hari terakhir Ramadan.

Mengacu pada hasil sidang isbat pemerintah tentang awal Ramadan 2024 yang jatuh pada 12 Maret 2024.

Maka malam Lailatul Qadar 2024 diprediksi akan datang pada:

- Malam 21 Ramadan 2024: Minggu, 31 Maret 2024 malam Senin, 1 April 2024

- Malam 23 Ramadan 2024: Selasa, 2 April 2024 malam Rabu, 3 April 2024

- Malam 25 Ramadan 2024: Kamis, 4 April 2024 malam Jumat, 5 April 2024

- Malam 27 Ramadan 2024: Sabtu, 6 APril 2024 malam Minggu, 7 April 2024

- Malam 29 Ramadan 2024: Senin, 8 April 2024 malam Selasa, 9 April 2024

Baca juga: Bacaan Doa yang Dicontohkan Nabi Muhammad SAW untuk Mendapatkan Kemuliaan Lailatul Qadar

Bagaimana ciri atau tanda hadirnya malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.

Tanda-tanda atau ciri-ciri datangnya Lailatul Qadar, disampaikan Buya Yahya sesuai yang dikatakan Nabi Muhammad SAW terekam dalam hadits shahih di antaranya berupa malam yang penuh kelembutan.

Kendati demikian datangnya malam Lailatul Qadar, Buya Yahya memaparkan disembunyikan oleh Allah sehingga umat muslim tak ada yang mengetahui kepastian hari keberapa dalam Ramadhan.

Buya Yahya menuturkan ada kemuliaan di malam Lailatul Qadar bagi siapapun yang merindukan malam yang lebih baik dari 1.000 bulan tersebut.

Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang mana di dalam umat muslim diperintahkan memperbanyak amal ibadah.

Selain puasa, ibadah lainnya yakni shalat sunnah siang dan malam, tadarus Alquran, dzikir, hingga sedekah hendaknya dimaksimalkan di sisa waktu bulan Ramadhan.

Ada satu malam yang didambakan seluruh umat Islam di dunia saat bulan suci, yakni malam istimewa Lailatul Qadar.

Buya Yahya menjelaskan orang-orang yang merindukan Lailatul Qadar di dalam hatinya maka akan mendapatkan kemulian malam yang lebih baik dari seribu bulan tersebut.

"Jika di dalam hati Anda ada kerinduan niscaya Anda akan mendapatkan Lailatul Qadar bahwa ada kemuliaan disitu, lupakan kisah bualan orang-orang yang mendapatkan Lailatul Qadar yang beredar di koran dan lainnya, sebab Lailatul Qadar disembunyikan Allah," jelas Buya Yahya dilansir Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Buya Yahya.

Tanda-tanda secara fisik dijabarkan Buya Yahya, Rasulullah SAW menyebutkan adanya malam Lailatul Qadar yakni malam yang cerah, tidak panas atau dingin cuacanya, matahari terbit tidak menyengat.

Hal tersebut berdasarkan pada dalil hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Dalam Mu'jam at-Thabari al-Kabir disebutkan bahwa, Rasulullah SAW bersabda:

"Malam lailatul qadar itu langit bersih, udara tidak dingin atau panas, langit tidak berawan, tidak ada hujan, bintang tidak nampak, dan pada siang harinya matahari bersinar tidak begitu panas," HR Ahmad.

Kendati demikian, tanda-tanda malam Lailatul Qadar bagi orang yang mendapatkannya akan tampak setelah bulan Ramadhan.

"Setelah Ramadhan Anda jadi seperti apa, yang pelit jadi dermawan, yang jarang ngaji jadi sering ngaji, itulah tanda Lailatul Qadar ada pada diri Anda, adanya perubahan dalam diri pertanda Allah memilih Anda menjadi orang yang mudah melakukan kebaikan," papar Buya Yahya.

Sejumlah hadits membahas adanya kehadiran Lailatul Qadar di hari-hari terakhir bulan suci, sehingga Nabi Muhammad SAW menganjurkan ketika telah memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan adalah mengerjakan amalan ibadah lebih banyak dan semangat dari sebelumnya.

Sebagaimana hadits riwayat Bukhari dan Muslim berikut:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: – كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ اَلْعَشْرُ -أَيْ: اَلْعَشْرُ اَلْأَخِيرُ مِنْ رَمَضَانَ- شَدَّ مِئْزَرَهُ, وَأَحْيَا لَيْلَهُ, وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ – مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Artinya: Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari berjimak), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya.” (HR. Bukhari, no. 2024 dan Muslim,
no. 1174).

Buya Yahya mengimbau meski dianjurkan meningkatkan ibadah di 10 hari terakhir khususnya malam ganjil, namun hendaknya umat Islam tak pilih-pilih hari dalam melakukan amal shaleh.

"Jangan hanya memilih tanggal 21 atau 23 Ramadhan saja, bahkan ada yang mengagendakan malam Lailatul Qadar di tanggal tersebut di mesjid-mesjid seakan sudah pasti mendapatkannya, hal ini keliru, jika berlaku demikian maka di hari-hari lain mesjid itu akan sepi," ucap Buya Yahya.

Karena itu, senantiasa umat muslim menghidupkan ibadah, sholat malam, i'tikaf, sedekah, dzikir dan lainnya di sepanjang malam 10 hari terakhir Ramadhan.

Surah Al Qadr ayat 1-5:

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ

تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ

سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Artinya: Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.

Berikut adalah beberapa amalan yang dapat dilakukan pada malam Lailatul Qadar:

1. Shalat Tahajud

Shalat tahajud merupakan shalat sunnah yang dilakukan pada malam hari setelah tidur. Shalat tahajud pada malam Lailatul Qadar memiliki pahala yang besar.

2. Membaca Al-Quran

Membaca Al-Quran pada malam Lailatul Qadar merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Banyak orang menghabiskan malam ini dengan membaca Al-Quran dari awal hingga akhir.

3. Berzikir dan berdoa

Berzikir dan berdoa pada malam Lailatul Qadar juga merupakan amalan yang sangat dianjurkan.

Dalam berzikir dan berdoa, umat Muslim dapat memohon ampunan, keberkahan, dan berbagai kebaikan dari Allah SWT.

4. Berinfak dan bersedekah

Berinfak dan bersedekah pada malam Lailatul Qadar juga merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Dalam berinfak dan bersedekah, umat Muslim dapat membantu sesama dan memperoleh pahala yang besar dari Allah SWT.

5. Mengikuti kegiatan keagamaan

Mengikuti kegiatan keagamaan pada malam Lailatul Qadar juga sangat dianjurkan. Banyak masjid dan lembaga keagamaan yang mengadakan kegiatan khusus pada malam ini, seperti ceramah dan kajian agama.

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa bagi umat Muslim.

Dengan melakukan amalan-amalan yang dianjurkan pada malam ini, umat Muslim dapat memperoleh pahala yang besar dan mendapatkan berbagai keberkahan dari Allah SWT. (*)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Catat, 5 Amalan Berpahala Besar Memaksimalkan Malam Lailatul Qadar Saat Ramadhan.

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Ciri-ciri Kehadiran Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan 2024, Buya Yahya Jelaskan Haditsnya.

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Jadwal Malam Lailatul Qadar 2024, Ketahui Tanda-tanda dan Amalan yang Bisa Dikerjakan.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved