Berita Kutim Terkini
Pemkab Kutim Bakal Bangun Irigasi di 4 Kecamatan
Kutai Timur yang memiliki 18 kecamatan dengan 139 desa dan 11 desa persiapan beberapa wilayahnya termasuk kawasan pertanian strategis
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) akan mendukung perkembangan di sektor pertanian.
Pasalnya, Kutai Timur yang memiliki 18 kecamatan dengan 139 desa dan 11 desa persiapan beberapa wilayahnya termasuk kawasan pertanian strategis.
Oleh sebab itu, untuk mendukung sektor tersebut, DTPHP Kutim akan membangun irigasi untuk memenuhi kebutuhan air bagi para petani.
"Pembangunan irigasi ini untuk mengairi persawahan di 4 kecamatan, khususnya daerah yang penghasil padi sawah lokal," ungkap Kepala DTPHP Kutim, Dyah Ratnaningrum, Selasa (19/3/2024).
Lanjutnya, ia akan membangun irigasi di 4 kecamatan yang meliputi, Kecamatan Sangatta Selatan, Kecamatan Long Mesangat, Kecamatan Kaubun dan Kecamatan Kongbeng.
Baca juga: Pemkab Kutim Keluarkan Surat Edaran Jam Kerja ASN selama Ramadan, Pulang Lebih Cepat
Baca juga: 41 Peserta Lolos Seleksi Administrasi, Rebutkan 8 Posisi JPT Pratama Eselon II B di Pemkab Kutim
Dari keempat rencana pembangunan irigasi tersebut, Kecamatan Sangatta Selatan menjadi prioritas sebab, Kecamatan Sangatta Selatan memiliki lahan persawahan hingga 200 hektare.
Sedangkan di Kecamatan Long Mesangat, pihaknya juga sudah melihat bahwa irigasinya terjadi pendangkalan sehingga perlu dibangun ulang.
"Jadi pembangunan irigasi ini, di 4 kecamatan tersebut memang termasuk penghasil dan lumbung padi sawah lokal Kutai Timur," imbuhnya.
Menurutnya, program irigasi tersebut wujud kolaborasi DTPHP Kutim dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Baca juga: Pemkab Kutim Serahkan Dana Hibah Rp 130 M, Inilah Daftar Penerimanya
"Data dan gambar sudah ada dengan saya dan sudah diserahkan ke Dinas PUPR, karena Dinas kami hanya mengusulkan sedangkan pelaksanaan di Dinas PUPR," pungkasnya. (*)
| Yuliana Wetuq, Penjaga Hutan Lindung Wehea Kutim jadi Tokoh Berjasa Lingkungan Hidup |
|
|---|
| Polres Kutim Masih Mencari 2 Tahanan yang Kabur dari Polsek Sangkulirang |
|
|---|
| 4 Fakta Jalan Rusak Parah di Muara Wahau–Kongbeng Kutai Timur, Sering Picu Kecelakaan |
|
|---|
| Pemkab Kutim Siapkan Asuransi Gagal Panen untuk Petani Mulai Awal 2026 |
|
|---|
| Dua Tahun Rusak, Warga Kutai Timur Keluhkan Jalan Provinsi di Muara Wahau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240319-Bupati-Kutai-Timur-panen-raya.jpg)