Kamis, 18 Juni 2026

Ramadhan 2024

Bolehkah Puasa Setengah Hari Bagi Orang Dewasa?

Inilah informasi dan penjelasan terkait hukum bolehkah puasa setengah hari bagi orang dewasa?

Tayang:
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Dzakkyah Putri
Canva.com
PUASA SETENGAH HARI - Inilah informasi dan penjelasan terkait hukum bolehkah puasa setengah hari bagi orang dewasa?. 

TRIBUNKALTIM.CO - Inilah informasi dan penjelasan terkait hukum bolehkah puasa setengah hari bagi orang dewasa?

Tentunya bagi orang dewasa kita harus melakukan puasa sehari full, namun masib banyak Tribunners yang mempertanyakan bolehkah puasa setengah hari bagi orang dewasa?

Puasa setengah hari tidak diperbolehkan bagi orang dewasa dalam Islam, kecuali dalam situasi tertentu yang memenuhi syarat-syarat khusus.

Puasa pada dasarnya dimulai dari fajar (waktu subuh) hingga terbenamnya matahari (waktu maghrib), dan ini adalah aturan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.

Praktik puasa setengah hari, di mana seseorang berbuka sebelum waktu yang ditentukan oleh syariat, dianggap tidak sah dan bahkan dapat membatalkan puasa.

Namun, ada pengecualian bagi orang dewasa yang memiliki uzur syar'i (hambatan syar'i), seperti sakit atau kondisi kesehatan tertentu yang memungkinkan mereka untuk berbuka lebih awal.

20240322_PUASA DEWASA
PUASA SETENGAH HARI - PUASA SETENGAH HARI - Inilah informasi dan penjelasan terkait hukum bolehkah puasa setengah hari bagi orang dewasa?.

Dalam hal ini, orang yang mengalami uzur syar'i dapat diberi kelonggaran untuk membatalkan puasanya lebih awal demi kesehatan atau keselamatannya.

Namun, dalam keadaan normal, berpuasa setengah hari tidak diperbolehkan bagi orang dewasa dalam Islam.

Hal ini karena puasa tersebut membatalkan puasa tidak pada waktunya yang telah ditentukan oleh syariat.

Jadi, walaupun puasa setengah hari bisa diterapkan untuk anak-anak sebagai pembiasaan, bagi orang dewasa, praktik ini tidak dianjurkan kecuali dalam keadaan yang memperbolehkannya berdasarkan syariat Islam.

Dalam kitab Al-Muhaddzab, Imam As-Syairazi menerangkan:

“Diharamkan makan minum bagi orang yang berpuasa, karena firman Allah SWT, ‘Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam (waktu fajar), kemudian sempurnakanlah puasa sampai datang waktu malam.’” (Al-Muhadzzab fî Fiqhis Syafi’i, [Beirut, Darul Kutub Ilmiyyah], juz I, halaman 331).

Kemudian dalam ayat Allah Al-Quran surah Al-Baqarah: 187

Allah Ta’ala berfirman,

ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ (سورة البقرة: 187)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
Live
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved