Rabu, 27 Mei 2026

Berita Penajam Terkini

Bupati PPU Tinjau Pasar Tradisional, Harga dan Stok Bahan Pokok Aman selama Ramadan

Bupati PPU meninjau pasar tradisional, harga dan stok bahan pokok aman selama Ramadan.

Tayang:
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Diah Anggraeni
HO
Pj Bupati PPU Makmur Marbun saat melakukan pemantauan di salah satu pasar tradisional guna memastikan harga dan stok bahan pokok aman selama Ramadan. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Stok dan harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) selama Ramadan ini dipastikan aman.

Pemkab PPU rutin melakukan pengecekan ke sejumlah pasar tradisional, guna memastikan hal tersebut.

Beberapa komoditas yang biasanya mengalami kenaikan signifikan saat hari besar keagamaan, kali ini terpantau tak mengalami kenaikan berarti bahkan cenderung normal.

Seperti harga cabai keriting yang masih Rp 40 ribu per kilogram (kg), cabai rawit Rp 60 ribu per kg, bawang merah Rp 40 ribu per kg, bawang putih Rp 42 ribu per kg, dan ayam potong Rp38 ribu per kg.

Baca juga: Berikut ini Kadar Zakat Fitrah dan Fidyah di PPU 2024, Terbagi Dalam 3 Kategori

Sementarwa untuk stok beras, terutama jenis SPHP, dipastikan tersedia di pasaran dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp 57.500 ribu per 5 kg.

Stok sejumlah komoditas tersebut juga dipastikan masih aman, lantaran tak ada kendala dalam pengiriman pasokan, dari daerah pemasok. Baik Sulawesi, Jawa dan lainnya.

Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun usai melakukan pemantauan ke beberapa pasar tradisional mengatakan, pihaknya akan rutin melakukan pengecekan harga dan stok untuk memastikan masih aman selama Ramadan ini.

“Kita bersyukur bahwa sejumlah kebutuhan pokok yang kita cek langsung di pasar masih stabil,” ungkapnya, Minggu (24/3/2024).

Baca juga: Kemenag PPU Tetapkan Kadar Zakat Fitrah 1445 H, Tertinggi Rp 46 Ribu Per Jiwa

Selain untuk memastikan harga dan stok aman, upaya ini juga sebagai salah satu langkah untuk merumuskan solusi apabila terjadi inflasi.

Harga-harga kebutuhan pokok di pasaran, sangat mempengaruhi tingkat inflasi di Kabupaten PPU.

Ia berharap, kondisi yang terbilang aman ini, dapat berlangsung baik sebelum maupun pasca hari raya Idul Fitri nantinya.

“Data ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat PPU,” pungkasnya. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved