Berita Kukar Terkini
Desa Sidomulyo Bakal jadi Contoh di Kukar dalam Mengelola Panen, Tersedia Rice Milling Unit
Termasuk Rice Milling Unit atau RMU senilai Rp470 juta, Disketapang Kukar menunjukkan komitmennya untuk investasi jangka panjang.
Penulis: Ilo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Desa Sidomulyo Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur akan mendapatkan fasilitas lengkap pertanian.
Tentu saja ini nanti diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam mengelola hasil panen mereka.
Demikian dibeberkan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Sutikno kepada TribunKaltim.co pada Minggu (31/3/2024).
Dia menguraikan, dengan total alokasi yang mencapai Rp6 miliar, terbagi antara lumbung pangan sebesar Rp3,6 miliar dan lantai jemur Rp2,6 miliar.
Baca juga: Pj Gubenur Kaltim Akmal Malik Tinjau Potensi Pertanian Petani Milenial di Balikpapan
Termasuk Rice Milling Unit atau RMU senilai Rp470 juta, Disketapang Kukar menunjukkan komitmennya untuk investasi jangka panjang dalam sektor pertanian.
Sutikno menambahkan, ini bukan hanya tentang anggaran, tetapi tentang masa depan pertanian Kukar.
Tapi, pihaknya berencana untuk mengalokasikan sekitar Rp30 miliar pada perubahan anggaran tahun 2024 atau 2025 mendatang.
"Karena kami percaya ini sangat penting untuk kemajuan petani dan ketahanan pangan kita," ucapnya.
Kisah ini bukan hanya tentang angka-angka, tetapi tentang kehidupan dan mata pencaharian yang tergantung pada tanah.
Baca juga: Kutai Kartanegara Sumbang Padi untuk Kaltim 46 Persen, Bupati Edi Ubah Wajah Pertanian Kukar
Tenti Ini adalah narasi tentang sebuah komunitas yang bergerak maju, satu lumbung padi pada satu waktu.
Alokasi Anggaran Rp6 Miliar
Di tengah hamparan sawah yang menguning, ada harapan yang tumbuh di Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur.
Bukan hanya padi yang siap panen, tetapi juga rencana besar untuk masa depan pertanian yang lebih baik.
Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar telah mengambil langkah progresif dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk pembangunan infrastruktur pertanian yang vital.
Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kukar tahun 2024 ini, ditujukan untuk membangun lumbung padi yang akan menjadi simbol ketahanan pangan di daerah ini.
Baca juga: Kepala DKPP Mahulu Kalimantan Timur Harap Masyarakat Antusias Kembangkan Pertanian
| Pembiayaan 4.647 Peserta BPJS Dikembalikan Pemprov ke Daerah, Pemkab Kukar Pertimbangkan Melalui CSR |
|
|---|
| Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Kutai Kartanegara Kecilkan Ukuran demi Bertahan |
|
|---|
| DPRD Kukar Soroti Surat Sekprov Kaltim soal Iuran BPJS, Tekankan Hak Masyarakat |
|
|---|
| Reaksi Bupati Kukar Aulia Rahman Basri Atas Fenomena El Nino Godzilla, Siap Siaga Sejak Dini |
|
|---|
| Bupati Kukar Tegaskan Tak Ada Pengurangan PPPK, Aulia Rahman Basri: Itu Pilihan Terakhir |
|
|---|