Idul Fitri 2024
Berburu Baju Idul Fitri 2024 ala Wanita Balikpapan, Pilih Warna Sky Blue yang Kini Lagi Trendi
Dengan "tradisi" berbelanja baju lebaran, membuat sejumlah masyarakat Kota Balikpapan mulai mencari bahkan membeli pakaian dengan warna trend
Penulis: Ardiana | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Momentum lebaran Idul Fitri menjadi salah satu hal yang paling di tunggu masyarakat. Satu di antaranya ialah di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Dengan "tradisi" berbelanja baju lebaran, membuat sejumlah masyarakat Kota Balikpapan mulai mencari bahkan membeli pakaian dengan warna yang ngetrend saat hari raya.
Seperti halnya salah satu warga Balikpapan, Alfira. Ia mengaku, sudah mulai memilih baju lebaran sejak akhir Maret 2024 lalu untuk dipakai saat berkunjung ke rumah keluarganya.
Bahkan, ia juga telah memesan pakaian berwarna Sky Blue yang saat ini sedang ngetrend.
Baca juga: Penyebab Harga Tiket Pesawat dari Samarinda Lebih Mahal, Akmal Malik Usul Tambah Maskapai
"Dari tanggal 31 aku sudah liat baju lebaran di tiktok. Banyak yang lewat di fyp-ku warna baju lebaran kayak sky blue, denim, dan perbiru-biruan lainnya, hahaha," ungkapnya kepada TribunKaltim.co pada Sabtu (6/4/2024).
Menurutnya, warna-warna ini juga sangat sesuai dengan seleranya. Tak ayal, ia membeli gamis bewarna sky blue untuk dikenakan di hari raya Idul Fitri 1445.
Lebih lanjut, ia juga memberikan tips merawat pakaian gamis agar tak cepat rusak, terutama saat mengenakan kendaraan bermotor.
Menurutnya, para ukhti-ukhti seharusnya memilih gamis yang panjangnya tak melewati mata kaki, serta tak memilih gamis dengan design yang mekar atau lebar.
Baca juga: Mudik Bareng XL Axiata Retailer dan Karyawan Pulang Kampung Gratis
"Usahakan cari gamis sesuai tinggi kita, dan jangan kelebihan dari mata kaki. Kalau rata-rata gamis yang lebih dari mata kaki itu sering bolong kena mesin motor," ujarnya.
"Apalagi bisa sampai masuk ke mesin, itu bisa menyebabkan kecelakaan," ungkapnya.

Tidak Pakai Mesin Cuci
Selain itu, ia juga menyarankan untuk mencuci gamis secara manual dan tak menggunakan mesin cuci demi menjaga serat pakaian.
Termasuk juga tak perlu disikat dan dikucek seperlunya.
Cahaya matahari juga bisa mempengaruhi lunturnya warna baju. Jadi jangan dijemur di bawah matahari secara langsung.
"Juga kalau disetrika jangan sampai terlalu panas," tegas Alfira.
(*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.