Berita Nasional Terkini
Terjawab Efek Samping Langka yang Ditimbulkan Vaksin Covid-19 AstraZeneca, Terungkap di Pengadilan
AstraZeneca merupakan salah satu perusahaan pembuat vaksin Covid-19, yang banyak digunakan di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia.
Seiring berjalannya waktu, dokter di RS Pusat Wuhan mengirimkan sampel dari pasien lain dengan demam yang persisten untuk dilakukan uji laboratorium.
Hasilnya, virus tersebut menyerupai sindrom pernapasan akut parah atau SARS.
Dokter yang mengepalai ruang gawat darurat RS Pusat Wuhan, Ai Fen, kemudian mengunggah gambar laporan dari laboratorium pada 30 Desember 2019.
Dokter lain bernama Li Wenliang juga mengunggah ulang gambar tersebut dan membagikannya.
Sayangnya, tindakan Ai Fen dan Li Wen Liang itu langsung mendapat teguran dari polisi.
Pada saat itu, mereka dianggap menyebarkan desas-desus.
Dari sinilah, Li Wen Liang mendapat julukan sebagai whistleblower kasus Covid-19.
Baca juga: Bantah 60.000 Dosis Vaksin AstraZeneca Kedaluwarsa, Kabid P2P Dinkes Paser Sebut Hanya 12.580 Dosis
Pemerintah China mengumumkan bahwa seorang penduduk Hubei berusia 55 tahun diduga menjadi orang pertama yang terjangkit Covid-19 pada 17 November 2019, lebih awal dari perkiraan sebelumnya.
Berawal dari kasus tersebut, peningkatan pasien mulai terjadi setiap harinya dengan jumlah 1-5 kasus.
Pada 20 Desember 2019, jumlah total kasus penduduk China terkonfirmasi Covid-19 telah mencapai 60 orang.
China secara berkala melaporkan kepada WHO dan negara-negara lain di sekitarnya mengenai penyebaran Covid-19.
WHO kemudian mengumumkan darurat kesehatan masyarakat pada 30 Januari 2020.
Selanjutnya, organisasi tersebut menetapkan penyebaran pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya asal Wuhan sebagai Covid-19 pada 11 Februari 2020.
Kasus pertama Covid-19 di luar China pertama kali dilaporkan di Thailand pada 13 Januari 2020.
Setelah Negeri Gajah Putih, wabah tersebut juga merebak di Timur Tengah pada 19 Januari 2020 dengan jumlah 19 kasus.
Baca juga: 12.580 Dosis Vaksin AstraZeneca Kedaluwarsa, Kabid P2P Dinkes Paser Pertanyakan Tujuan Pemberitaan
| Isu Reshuffle Kabinet, Jenderal Dudung Diisukan Jadi Kepala Staf Presiden Usai Dipanggil ke Istana |
|
|---|
| Pandji Pragiwaksono ke Samarinda 1 Mei 2026, Singgung Demo Kaltim: Momen Tepat untuk Melawak |
|
|---|
| Daftar Libur Mei 2026: Ada 6 Tanggal Merah dan 3 Long Weekend, Catat Jadwalnya |
|
|---|
| Nadiem Makarim Siapkan Ahli Keuangan untuk Bantah Tuduhan Adanya Kerugian Negara |
|
|---|
| Isi Pernyataan Lengkap Gubernur Rudy Mas'ud, Soal Kursi Pijat hingga Coret Nama Keluarga di TAGUPP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/prajurit-kodim-ikut-vaksin-di-tarakan.jpg)