Jumat, 17 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

Tingkatkan Kapabilitas ASN, Bimtek Keluarga Berintegritas Pemkot Bontang Diikuti 96 Peserta

Tingkatkan kapabilitas ASN, bimtek keluarga berintegritas Pemerintah Kota Bontang diikuti 96 peserta.

Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Ary Nindita Intan
Pemkot Bontang menggelar bimbingan teknis tentang keluarga berintegritas di Hotel Novotel Balikpapan, Selasa (7/5/2024). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Penkot) Bontang melalui Inspektorat menggelar bimbingan teknis tentang keluarga berintegritas.

Hal itu guna meningkatkan kapabilitas pengetahuan keluarga dan kapabilitas pemahaman di lingkungan keluarga.

Khususnya tentang perilaku antikorupsi dan pentingnya membangun keluarga berintegritas. 

Kemudian mendorong kehidupan keluarga yang lebih harmonis untuk saling menghargai, saling mencintai dan saling mengingatkan untuk berperilaku antikorupsi.

Baca juga: Cegah Korupsi, Pemkot Bontang Gandeng KPK Gelar Bimtek Keluarga Berintegritas

Bimtek ini juga bertujuan untuk mengingatkan tentang pentingnya keluarga guna mengimplementasikan nilai-nilai integritas bagi pasangan suami-istri maupun kepada anaknya.

Kemudian meningkatkan kepedulian keterbukaan antar pasangan suami istri dan berani bersikap kritis terhadap pendapatan diluar penghasilan yang sah, juga mendorong pasangan (suami istri) menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai integritas bagi lingkungan keluarga-keluarga lainnya untuk berperilaku anti korupsi.

Kepala Inspektorat Kota Bontang Enik Ruswati mengatakan, bimtek keluarga berintegritas dilakukan secara bertahap. Mulai dari eselon dua terlebih dahulu.

Kemudian bimtek akan berjalan lagi dengan sasaran sekretaris dinas, kepala bidang, dan sebagainya.

"ASN yang hadir datang bersama pasangannya meliputi asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, sampai lurah. Total ada 96 pasangan atau keluarga," ulasnya kepada awak media, Selasa (7/5/2024).

Baca juga: Anak Berusia 14 Tahun di Muara Badak Bontang Kaltim Berulang Kali Dicabuli Ayah Kandung

Pada kesempatan ini, Enik memaparkan, Pemkot Bontang meraih peringkat 1 regional Kaltim dalam survei penilaian integritas.

Ada juga penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) oleh KPK yang dilakukan setiap triwulan.

Adapun selama dua triwulan, Pemkot Bontang sempat menduduki peringkat 1 untuk regional Kaltim.

Namun pada triwulan ketiga berada di peringkat 2, setelah Balikpapan yang berhasil meraih peringkat 1 lantaran ada regulasi yang belum tuntas.

"Masuk detik-detik terakhir regulasi kami masih dalam proses di Kemenkumham. Namun semoga habis ini bisa kembali ke peringkat nomor 1," pungkasnya. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved