Berita Nasional Terkini
Ternyata Sosok Toxic yang Dimaksud Luhut Tak Sejalan dengan Program Prabowo-Gibran, Jokowi Setuju
Ternyata sosok toxic yang dimaksud Luhut Binsar Pandjaitan tak sejalan dengan program Prabowo-Gibran, Jokowi setuju
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Briandena Silvania Sestiani
Ia menjelaskan, orang toxic yang dimaksud Luhut adalah orang-orang yang tidak sejalan dengan visi-misi pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Pak Luhut menggunakan istilah toxic untuk merujuk kepada pihak-pihak yang cenderung menghambat kemajuan program kabinet.
Karena tidak sejalan dengan visi dan arah yang telah ditetapkan," ucap Jodi lewat rilis yang, Minggu (5/5/2024).
"Hal ini mencerminkan pentingnya kesatuan fokus dalam menjalankan program-program pemerintahan demi kepentingan bersama," jelasnya.
PAN: Prabowo Tahu
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) meyakini bahwa Prabowo pasti akan memilih orang terbaik untuk membantunya di pemerintahan mendatang.
Menurut dia Prabowo memiliki pengalaman dan sumber informasi yang lengkap.
"Pak Prabowo itu orang hebat, terlatih, informasinya sangat lengkap.
Pasti Pak Prabowo akan memilih pembantu-pembantu terbaik," ujar Zulhas, Minggu (5/5/2024) dikutip dari Kompas.com.
"Dan beliau tahu yang terbaik, beliau terlatih, punya pengetahuan luas, pengalaman luas, infonya lengkap.
Pasti beliau akan memilih yang terbaik. Dan itu hak penuh prerogatif presiden terpilih,” katanya lagi.
Namun, Zulhas menegaskan kembali bahwa penunjukkan menteri adalah hak prerogatif presiden.
Baca juga: Beredar 35 Nama Calon Menteri Prabowo-Gibran, Sebagian dari Kabinet Indonesia Maju
Baca juga: Isu Kabinet Prabowo-Gibran akan Ada 40 Kementerian, Habiburokhman: Jumlah yang Banyak Itu Bagus
Gerindra: Tak Ada Masalah
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pesan dari Luhut bakal dipertimbangkan oleh Prabowo Subianto.
"Apa yang disampaikan menurut saya enggak ada masalah dan bisa jadi bahan pertimbangan juga oleh Pak Prabowo dalam nantinya menyusun kabinet Prabowo-Gibran," kata Dasco kepada Kompas.com, Jumat (3/5/2024).
| Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Sepihak, Iran Tegaskan Syarat untuk Berunding dengan AS |
|
|---|
| KPK Usul Batas Jabatan Ketua Parpol 2 Periode, Ini Deretan Tokoh dengan Masa Kepemimpinan Terlama |
|
|---|
| Indonesia Tolak Pinjaman IMF dan Bank Dunia Senilai Rp514 T, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya |
|
|---|
| Usulan KPK, Masa Jabatan Ketua Umum Parpol Dibatasi Maksimal 2 Periode, Daftar Ketum Paling Lama |
|
|---|
| Indonesia Tolak Pinjaman Rp500 Triliun, Ini Alasan Purbaya dan Respons IMF |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240501_PKB-dan-Nasdem.jpg)