Kesehatan
Ingin Terhindar Diabetes? Begini Tips Dokter Spesialis Penyakit Dalam Siloam Hospital Balikpapan
Ingin terhindar dari diabetes? Begini tips dari dokter spesialis penyakit dalam Siloam Hospital Balikpapan.
Penulis: Ardiana | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dokter Spesialis Penyakit Dalam Siloam Hospital Balikpapan, dr. Shelly Laksmisari, SpPD, FINASIM, memberikan tips agar terhindar dari diabetes.
Dirinya mengatakan, keseimbangan asupan dan aktivitas fisik adalah kuncinya.
Selain itu juga mengatur pola makan yang dia sebut dengan 3J, yakni seimbangkan jenis makanan, jadwal makan, hingga jumlah makanan.
Oleh karena itu, seseorang harus memperhatikan jenis makanan dengan nutrisi seimbang dan aman dikonsumsi.
Baca juga: Tak Selalu Genetik, Inilah Penyebab Lain Diabetes yang Perlu Diketahui
Membuat jadwal makan juga penting agar tak membebani metabolisme tubuh.
"Jadwal kapan kita makan meals, kapan snack, jangan sampai membebani metabolisme sehingga memberikan kesempatan pada tubuh untuk mengelola makanan dengan baik," ucapnya, Jumat (10/5/2024).
Ia juga mengatakan, seseorang harus memperhatikan jumlah atau porsi makanan dan menyesuaikannya dengan aktivitas.
"Sesuaikan dengan aktivitas. Kalau aktivitas padat, wajar mengonsumsi makanan yang tinggi kalori juga. Tapi kalau tidak, berarti kalori yang dibutuhkan tidak terlalu banyak," jelasnya.
Baca juga: 15 Rekomendasi Makanan Berbuka Puasa Bagi Penderita Diabetes
Sementara itu, dr. Shelly juga menyarankan untuk melakukan aktivitas fisik berupa olahraga minimal 150 menit per minggu.
"Ini dilakukan jika ada kalori berlebih. Bisa 3x50 atau 5x30 menit," ungkapnya.
Tak cukup sampai di situ, dr. Shelly juga menyarankan untuk monitoring atau melakukan medical check'up agar mendeteksi penyakit.
"Karena jika ada temuan, maka harus ditindaklanjuti. Tips ini juga bisa dilakukan oleh penderita diabetes, ditambah dengan berobat dan harus berkelanjutan," ujarnya.
"Kalau sudah dalam monitor lab-nya sudah ada perbaikan, pasti obat akan disesuaikan. Harus bercita-cita mengurangi obat, bahkan lepas dari obat. Sehingga ada yang namanya diabetes melitus terkendali," pungkasnya. (*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Dokter-spesialis-penyakit-dalam-dari-Siloam-Hospital-Balikpapan-dr-Shelly-Laksmisari.jpg)