Berita Balikpapan Terkini

Dijanjikan Air PDAM Mengalir Malam Ini, Warga Rengganis Balikpapan Harap PTMB Tak Ingkar 

Air PDAM mengalir ke tiga RT yang berada di komplek tersebut, setelah sebelumnya tak mendapatkan pasokan air PDAM usai lebaran.

|
TribunKaltim.co/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH
Idrus Rohman (kiri), Ketua RT 34 Kelurahan Gunung Bahagia, mengawal distribusi air di Perumahan Rengganis Balikpapan setelah warga mengalami kesulitan air selama sebulan terakhir. Idrus berharap PTMB tidak ingkar dan memastikan air mengalir normal di Perumahan Rengganis sesuai jadwal rekayasa. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Warga Perumahan Rengganis Balikpapan dijanjikan air PDAM mengalir malam ini pukul 22.00 Wita, Jumat (17/5/2024).

Dimana nantinya air PDAM mengalir ke tiga RT yang berada di komplek tersebut, setelah sebelumnya tak mendapatkan pasokan air PDAM usai lebaran.

Ketua RT 34 Kelurahan Gunung Bahagia, Idrus Rohman, menjelaskan bahwa rencana distribusi air itu didapatkan setelah pertemuan dengan manajemen Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) malam tadi, Kamis (16/5/2024).

"Solusinya tim dari PDAM akan mengupayakan pendistribusian air disini, jadi kita tunggu saja," ujar Idrus, Jumat (17/5/2024).

Baca juga: Jl. MT. Haryono Balikpapan Kembali Rusak! Bahu Jalan Bolong Karena Bongkaran Proyek Rumah Makan

Dia mengakui, distribusi air PDAM belakangan kerap mandek. Dampaknya tidak cuma ke rumah warga, bahkan juga ke masjid yang ada di lingkungannya, setidaknya sebulan terakhir.

Sehingga warga tetap harus memasok air dengan cara membeli terpisah lewat pengusaha air tandon, meski tetap harus membayar tagihan PDAM setiap bulannya.

"Satu tandon sempat sampai tembus Rp 250 ribu. Sementara warga kami masih tetap membayar PDAM Rp 30-40 ribu per bulan," lanjut Idrus.

Sebab itu, dia berharap agar PTMB tak lantas ingkar terhadap kesepakatan bersama yang telah dibuat dengan warga.

Ditanya jika air tetap tak mengalir nanti malam, Idrus mengatakan, akan tetap mengawal hingga air mengalir normal, setidaknya sesuai jadwal rekayasa.

Pasalnya tak jarang, menurut Idrus, PTMB gagal merealisasikan rekayasa distribusi air sebagaimana yang diumumkan oleh pihak mereka sendiri.

"Makanya ini kita cuma bisa mengawal. Kalau mesti datangin kantor PDAM lagi, sudah terlalu sering. Sudah capek," tandasnya.

Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Yudhi Saharuddin, melalui Sekretaris PTMB, Abdul Ramli, menyebutkan distribusi air mengalir dengan mekanisme rekayasa.

Dengan rekayasa itu, lanjut Ramli, secara otomatis akan mengalihkan jalur air dari daerah lain untuk dialirkan ke Perumahan Rengganis.

"Pasti daerah lain akan terdampak karena rekayasa jaringan mengingat keterbatasan air, kita akan menutup jalur pipa lalu akan arahkan ke Rengganis," paparnya.

Dijelaskan Ramli lebih lanjut, keterbatasan pasokan air ke warga ini didorong faktor kemarau. Sehingga daerah yang tinggi dan jauh, relatif sulit mendapat air.

"Bagaimana supaya mengalir maka kami lakukan yang namanya rekayasa jaringan. Kita upayakan ada hasil," tandasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved