Kamis, 30 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

Tiket Pesawat ke Balikpapan Sulit, DPRD Minta Tambah Extra Flight Hingga Dilarang ASN Keluar Daerah

Anggota DPRD Balikpapan Nurhadi Saputra meminta agar menambah extra flight menuju Balikpapan

Tayang:
Penulis: Mir | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FAIROUSSANIY
Anggota DPRD Balikpapan Nurhadi Saputra meminta agar menambah extra flight menuju Balikpapan.TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Anggota DPRD Balikpapan Nurhadi Saputra meminta agar menambah extra flight menuju Balikpapan.

Saat ini warga yang ingin ke Kaltim kesulitan mendapatkan tiket pesawat.

Karena ini masifnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang melibatkan puluhan ribu pekerja diduga menjadi salah satu penyebab kelangkaan tiket pesawat menuju Balikpapan.

Melihat kondisi ini, masyarakat pun harus memesan tiket pesawat jauh-jauh hari.

Tidak hanya sulitnya mendapatkan tiket pesawat menuju Balikpapan, masyarakat pun harus mengeluarkan kocek yang relatif tinggi.

"Mau ke Balikpapan beli tiketnya sekarang sudah pasti enggak kebagian. Jangankan beli sekarang, tiga hari sebelum keberangkatan tiketnya sudah habis," keluh Arman, salah satu penumpang pesawat dari Surabaya menuju Balikpapan.

Baca juga: Info Berita Terkini Pesawat Jatuh Hari Ini di Lapangan Sunburst BSD Tangerang, Korban Tewas, PKF IFP

Menyikapi hal itu, anggota DPRD Balikpapan, Nurhadi Saputra angkat bicara.

Ia menyarankan pihak berwenang segera melakukan penambahan  frekuensi penerbangan pesawat atau extra flight yang dipermanenkan.

"Melihat kondisi seperti ini seharusnya dilakukan extra flight," tegasnya, Senin (20/5/2024).

Penambahan itu, kata dia, dianggap sangat penting mengingat pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke Kalimantan Timur memicu peningkatan jumlah penumpang pesawat.

Selain itu, kata dia, penutupan beberapa bandara internasional di daerah lain, seperti Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Bandara di wilayah tersebut dulunya melayani penerbangan langsung ke Kuala Lumpur dan Singapura, namun kini mengharuskan transit di Balikpapan.

"Ini menjadi masalah tersendiri. Saya berharap maskapai yang tidak beroperasi seperti Sriwijaya, Lion Grup, dan Garuda bisa kembali beroperasi karena kehadiran IKN menjadi magnet tersendiri," ungkapnya.

Maskapai penerbangan pesawat komersial mendarat di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (Sams) Sepinggan Balikpapan.TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Maskapai penerbangan pesawat komersial mendarat di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (Sams) Sepinggan Balikpapan.TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL (TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL)

Nurhadi juga sepakat dengan pernyataan Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud yang melarang aparatur sipil negara (ASN) berangkat keluar Balikpapan tanpa membeli tiket pulang-pergi (PP). 

"Namun, saya juga bertanya-tanya mengenai perbedaan harga tiket masuk ke Balikpapan yang terasa lebih mahal. Ini yang menjadi pertanyaan, apa yang membedakan," tambahnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved