Berau Coal Berkomitmen Kembangkan Talenta Lokal di Sekolah hingga Perguruan Tinggi
Pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) menjadi penggerak dalam pembangunan ekonomi suatu daerah.
Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Budi Susilo
Selain itu, diharapkan juga peserta bisa mengaplikasikannya secara mandiri dan mengenal lebih dalam tentang tugas-tugas dan tanggung jawab yang dimiliki oleh posisi kerja tertentu.
"Serta mengetahui cara bekerja dalam tim,'' ucapnya.
Kedua program tersebut merupakan program dari Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal (YDBBC) melalui Program Job Centre untuk meningkatkan kapasitas keterampilan kerja.
Serta kemandirian masyarakat dalam mendorong sektor-sektor ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Berau, yaitu Perkebunan Kakao.
Melalui program ini, diharapkan dapat menghasilkan masyarakat yang terampil dalam proses bisnis perkebunan kakao.
Terutama dalam menyiapkan bibit unggul sesuai Good Agriculture Practice (GAP), program ini pun selaras dengan kebutuhan pemerintah Kabupaten Berau saat ini.
Sementara itu, salah satu peserta EDPRO, Febry Zulqoidah mengatakan dalam program ini, dirinya bertugas dalam hal pengawasan dan perencanaan kakao.
Baca juga: Peringati BK3N, Langkah Pro Aktif PT Berau Coal dalam Mewujudkan Keselamatan Pertambangan
''Sebagai nursery supervisor saya bertugas dalam mengawasi persemaian kakao dan membuat perencanaan untuk penanaman bibit kakao ke lahan yang tersedia,'' katanya.
Perempuan asal Tanjung Redeb itu mengungkapkan program EDPRO sangat bermanfaat untuknya dalam mengembangkan keahlian.
Dirinya berharap program ini akan terus berlanjut serta menghasilkan lebih banyak entrepreneur lokal.
'Program ini memberikan kesempatan bagi saya sebagai lulusan pertanian untuk bisa mengembangkan kembali apa yang telah dipelajari selama ini.
Baca juga: PKM Kampung Bugis Berau Ingin Menjadi Badan Layanan Umum Daerah
Dari program ini, saya mendapatkan banyak pengalaman dan relasi yang berharga.
"Kita diberikan support untuk menjadi entrepreneur. Saya berharap program ini bisa terus memberikan kesempatan kepada warga Berau lainnya untuk berkembang menjadi entrepreneur yang sukses,'' ungkapnya.
Reaksi Peserta Pelatihan
Senada dengan itu, Afrizal Ariya Sheva yang berasal dari Labanan Makarti selaku peserta SIDPRO juga merasakan manfaat program ini dengan mendapatkan keterampilan baru.
''Melalui program ini saya bisa menggunakan alat bantu GPS untuk mencari atau menandai titik koordinat," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240524_BCDevelopment.jpg)