Kamis, 21 Mei 2026

Berita Kukar Terkini

Penyebab Kasus Asusila di Kukar Kaltim Masih Banyak, Muara Kaman jadi yang Tertinggi Perkaranya

Banyaknya angka kekerasan asusila yang dialami perempuan dan anak di Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur

Tayang:
Penulis: Ilo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA
KASUS ASUSILA TINGGI - Kepala UPT P2TP2A Kukar, Faridah, membeberkan, anyaknya angka kekerasan asusila yang dialami perempuan dan anak di Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, acapkali datang dari orang terdekat korban, Rabu (29/5/2024). 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Banyaknya angka kekerasan asusila yang dialami perempuan dan anak di Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, acapkali datang dari orang terdekat korban.

Demikian dibeberkan oleh Kepala UPT P2TP2A Kukar, Faridah kepada TribunKaltim.co pada Rabu (29/5/2025) di Tenggarong, Kukar, Provinsi Kalimantan Timur

Dia katakan, solusi untuk mengatasi hal demikian, DP3A Kukar berkomitmen untuk terus menggencarkan pencegahan berupa sosialisasi maupun penanganan berupa pendampingan.

Salah satu sosialisasi yang dilakukan ialah larangan kekerasan terhadap anak yang diatur undang-undang.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Ayah di Kukar Rudapkasa Anak Kandung, Korban Terima Perlakuan Asusila dari Paman

Serta menangani kasus dengan Cepat, Akurat, Komprehensif dan Terintegrasi atau Cekat.

"Saat penanganan kasus, pihaknya juga mengedukasi keluarga-keluarga. Baik terkait hukum maupun pengetahuan asusila," terangnya.

Ilustrasi korban asusila meminta pertolongan.
Ilustrasi korban asusila meminta pertolongan. (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO)

Penyebab Kasus Masih Mencuat

Menurut Faridah, masih ada kasus kekerasan asusila karena edukasi asusila minim.

Masih banyak orangtua dilaporkan belum mengetahui cara menjaga dan mendidik buah hati secara benar.

Padahal, pendidikan adalah kunci utama agar anak terhindar dari kejahatan asusila.

Ia meminta kepada masyarakat, khususnya para ibu, untuk memberikan pemahaman edukasi biologis kepada anak.

Baca juga: Viral! Siswa SMPN 13 Balikpapan Dikeroyok Teman Sekelas, Ternyata Gara-gara Foto Asusila

Contohnya, memberi tahu kepada anak soal bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain. Dalam hal ini, peran ibu sangat vital karena paling dekat dengan anak.

“Bila anak paham soal bagian tubuh yang terlarang, dia bisa berontak. Dengan begitu, kejahatan asusila bisa terhindar,” jelasnya.

Tidak Ragu untuk Melaporkan

Kali ini Kepala UPT P2TP2A Kukar, Faridah, menegaskan, bila mengalami tindakan asusila, pihaknya menyerukan agar keluarga tidak ragu melaporkan kepada pihak berwajib.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved