Selasa, 21 April 2026

Groundbreaking Tahap Enam IKN

Pembangunan IKN di Kaltim Terus Berprogres, Angka Investasi Capai Rp51,35 Triliun

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berjalan on the track, dengan progres pekerjaan yang juga terlihat masif

TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA INTAN
Ilustrasi Istana Negara di IKN, Kalimantan Timur. TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA INTAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berjalan on the track, dengan progres pekerjaan yang juga terlihat masif.

Progres signifikan dalam pembangunan infrastruktur di IKN ini menunjukkan optimisme dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

Beriringan dengan investasi yang masuk untuk mendukung pembangunan infrastruktur, fasilitas bangunan gedung dan lain sebagainya.

Ketertarikan investor untuk berinvestasi di IKN juga terkemas dalam peletakan batu pertama atau groundbreaking yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Teranyar, Presiden Jokowi melakukan groundbreaking tahap 6 pada sejumlah proyek infrastruktur dari sektor pendidikan dan beberapa badan usaha, di kawasan IKN, Rabu (4/6) hingga Kamis (5/6/2024) kemarin.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono mengatakan investasi di IKN terus berlanjut menuju visi bersama yang telah ditetapkan dengan program-program percepatan pembangunan IKN tetap terjamin.

Baca juga: Terjawab Sikap Aguan, Konglomerat Investor IKN Nusantara Kaltim Saat Tahu Bambang Susantono Mundur

Baca juga: Luhut Singgung Pembebasan Lahan Terkait Mundurnya Kepala Otorita IKN, Eksekusi Aja Enggak Bisa

"Groundbreaking tahap 6 ini menunjukkan kontinuitas investasi di IKN, dan minat investor tetap terus diproses hingga terealisasi menjadi pembangunan yang nyata," ujarnya dalam keterangan yang dikutip, Kamis (6/6/2024).

Adapun total investasi yang terealisasi groundbreaking tahap keenam ini mencapai Rp1,75 Triliun.

Terdapat lima badan usaha sektor pendidikan dan riset, kemudian tiga badan usaha sektor pendukung turut berpartisipasi.

Pada sektor pendidikan dan riset, telah dilakukan groundbreaking untuk Bina Bangsa School, yang merupakan Sekolah Internasional & Sport Center. Dengan estimasi investasi Rp150 miliar di atas lahan seluas 1.88 hektare.

Kemudian, Universitas Gunadarma dengan Program Studi Doktor Internasional yang akan bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi dari negara lain seperti Prancis, Slovakia, dan Swedia. Dengan estimasi investasi sebesar Rp75 miliar di atas lahan seluas 2.45 hektare.

Selanjutnya, Sekolah Islam Al-Azhar Summarecon Nusantara dengan estimasi nilai investasi sebesar Rp150 miliar. Dengan menghadirkan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA. Sekolah ini akan menjadi bangunan modern berwawasan lingkungan yang nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas olahraga, laboratorium, dan gedung serbaguna di lahan seluas 2.9 hektare.

Ada juga bentuk kolaborasi Pertamina dan Bakrie Group untuk membangun pusat riset energi berkelanjutan yakni Nusantara Sustainability Hub. Dengan estimasi nilai investasi sebesar Rp197,8 miliar di lahan seluas 2.4 hektare. Pusat riset ini akan mencakup berbagai fasilitas seperti Pertamina Sustainability Academy, Pertamina Training Institute, dan Pertamina Research and Innovation Center for Sustainable and Low Carbon Technologies.

Selain itu, Botanical Garden oleh Konsorsium Nusantara didirikan di atas lahan seluas 222.92 hektare. Dengan estimasi investasi yang masih akan ditentukan.

Pada sektor pendukung, telah dilakukan groundbreaking untuk Arena Lifestyle food and beverages (FnB). Dengan estimasi investasi Rp100 miliar di atas lahan seluas 0.84 hektare.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved