Minggu, 26 April 2026

Berita Mahulu Terkini

Disdikbud Mahulu Kaltim Akan Beri Bantuan Bagi Sekolah Terdampak Banjir

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mahulu pun mulai menyalurkan bantuan kepada sejumlah sekolah terdampak banjir

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI
BANJIR DI MAHULU - Ilustrasi pembersihan sekolah usai terendam banjir Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur. Usai Kabupaten Mahakam Ulu dilanda banjir besar, kini masyarakatnya mengalami kesulitan. Status Mahakam Ulu masih tanggap darurat bencana karena banjir kiriman dari hulu Sungai Mahakam. 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Sebulan lebih usai bencana banjir di sejumlah daerah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mahulu pun mulai menyalurkan bantuan.

Kadis Disdikbud Mahulu, Samson Batang mengatakan sejumlah sekolah yang mengalami dampak dari banjir yang baru saja menimpa Mahulu sebulan lalu itu sangat memprihatikan.

Pasalnya, semua sarana penunjang pendidikan di sejumlah sekolah yang terkena dampak banjir habis terbawa banjir.

"Termasuk prasarananya berupa gedung, mes-mes guru juga ikut terendam. Secara khusus sarana penunjangnya habis," katanya.

Sejumlah sarana prasarana dan sarana penunjang pendidikan tersebut lenyap tak tersisa.

Baca juga: J&T Tunda Pengiriman Paket ke Lokasi Terdampak Banjir di Mahulu Kaltim

Baca juga: Ribka Temukan Karung Berisi Pakaian Masih Baru Pasca Terjadi Banjir di Mahulu Kaltim

Termasuk di Ibu Kota kabupaten Mahulu, khususnya di kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun.

"Banyak fasilitas yang rusak dan kami sudah meninjau beberapa sekolah untuk sarana laboratorium komputernya habis terendam, tidak bisa diselamatkan," ujarnya.

Selain itu, buku-buku termasuk raport, labtop, printer dan perlengkapan lainnya juga rusak karena banjir.

Tentu dengan kondisi seperti ini segala proses belajar-mengajar sejumlah sekolah di Mahulu sangat terganggu.

"Maka hal yang kami lakukan pertama kami akan bantu sekolah walaupun tidak lengkap. Bantuan yang bisa diberikan yaitu HVS dan kertas-mengertas," tuturnya.

Mengenai bantuan tersebut Disdik sudah mengusulkan lewat pergeseran anggaran.

Selain itu, Disdik juga akan melakukan berbagai perbaikan-perbaikan ringan meski mengenai hal ini tidak bisa diusulkan melalui pergeseran.

"Seperti perbaikan ringan yang diusulkan ke pergeseran namun tidak bisa, kami sudah minta bantu ke provinsi. Termasuk pengadaan buku kami sudah ajukan ke provinsi," imbuhnya.

Wakil Bupati Yohanes Avun mengimbau para kepala sekolah untuk mendata atau inventarisasi fasilitas sekolah yang rusak akibat banjir.

Hal ini untuk memudahkan Pemkab Mahulu dalam melakukan pengadaan fasilitas baru.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved