Berita Bontang Terkini
Kejari Bontang Musnahkan 166,30 Gram Sabu dan 238,31 Gram Ganja
Ada ratusan barang bukti berkekuatan hukum tetap yang dipamer ke para undangan yang hadir, diantara 166, 30 gram sabu dan ganja 238,31 gram
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Otong Hendra Rahayu nampak warawiri memantau bawahannya mempersiapkan kegiatan pemusnahan barang bukti, di halaman Kejaksaan Negeri Bontang, Kamis (4/7/2024) pagi.
Bukan tanpa sebab, Otong belum genap satu bulan menjabat Kepala Kejari Bontang, pemusnahan barang bukti adalah kegiatan pertamanya.
Ada ratusan barang bukti berkekuatan hukum tetap yang dipamer ke para undangan yang hadir, diantara 166, 30 gram sabu dan ganja 238,31 gram.
Kemudian 51 botol miras, 59 botol alkohol luka, alat hisap sabu, bom ikan, pakaian kasus asusila dan telepon genggam.
Semua barang bukti itu dimusnahkan bersamaan, dengan cara diblender, dibakar.
Baca juga: Kejari Bontang Musnahkan Sabu 1,4 Kilogram
Baca juga: Puluhan Gram Barang Haram dan 4.422 Butir Obat Terlarang Dimusnahkan Kejari Bontang
"Kalau handphone ini kita hancurkan dengan palu-palu," kata Otong.
Dalam amanatnya, Otong mengatakan pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil dari perkara yang bergulir sejak November 2023 sampai Februari 2024.
Otong menjelaskan pemusnahan ini sebagai bentuk transparansi pihakya kepada masyarakat.
Selain itu ditujukan agar tidak adanya penyelewengan atau penghilangan barang bukti oleh oknum-oknum nakal.
"Kami menghindari resiko hilang ditempat, yang dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab," ungkapnya.
Lebih lanjut, Otong berharap tindak pidana di Bontang setiap tahunnya bisa berkurang. Selain itu, Kejari juga meminta agar program pencegahan dini bisa dilakukan.
"Kita berharap Pemkot Bontang bisa men-support kegiatan Kejaksaan terkait pencegahan dalam kegiatan melawan hukum," sambungnya.
Dikesempatan yang sama Walikota Bontang Basri Rase mengapresiasi adanya pemusnahan barang bukti ini. Dia menyoroti terkait kasus peredaran narkoba yang masih marak.
Selain itu Basri juga menyoroti terkait besarnya angka kekerasan seksual sehingga upaya penanganan harus dilakukan dengan pencegahan.
Baca juga: Kejari Bontang Tahan Marmin Tersangka Baru Kasus Korupsi Lahan Bandara Perintis
"Kita mensupport segala kegiatan yang dilakukan Aparat Penegak Hukum dalam hal kesadaran untuk berkelakuan baik," ucap Basri Rase.
Sebagai tambahan informasi selain Basri Rase, hadir pula Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, didampingi oleh Kasat Resnarkoba AKP Rihard Nixon Hernando Lumban Toruan, dan beberapa perwakilan Forkopimda lainnya. (*)
| Walikota Bontang Neni Moerniaeni Siapkan Mutasi Jabatan Akhir April 2026 |
|
|---|
| Eks Walikota Bontang Basri Rase naik "Mercy", Bidik Lonjakan Kursi Untuk Demokrat |
|
|---|
| Polisi Gagalkan Peredaran Sabu di Bontang, Pelaku Sempat Lari dan Buang Barang Bukti |
|
|---|
| Walikota Neni Moerniaeni Akui JKN Bontang Masih Ditanggung Pemprov Kaltim, Dijamin Aman |
|
|---|
| Pemkot Bontang Batalkan Pembelian Mess Rp8 Miliar, Prioritaskan Anggaran Publik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240704-Ratusan-barang-bukti-hasil-perkara.jpg)