Kabar Artis
Kondisi Sandra Dewi Usai Terpisah 3 Bulan dengan Harvey Moeis Imbas Kasus Korupsi Timah
Kondisi Sandra Dewi usai terpisah 3 bulan dengan Harvey Moeis imbas kasus korupsi timah.
Diketahui, sejumlah mobil dan motor milik Harvey Moeis disita setelah suami Sandra Dewi ini ditetapkan sebagai tersangka, namun dalam daftar harta yang disita tersebut tidak ada jet pribadi.
Keberadaan jet pribadi tersebut sempat disinggung publik karena dulu jadi heboh ketika Harvey Moeis memberikannya sebagai kado ulang tahun anaknya.
Baca juga: Adik, Ipar, dan Asisten Sandra Dewi Diperiksa Kejaksaan Agung, Klarifikasi Harta Istri Harvey Moeis
Selasa (2/7/2024), Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Harli Siregar mengatakan, pesawat jet yang diduga milik Harvey tidak tercatat atas nama suami artis Sandra Dewi itu.
"Dari hasil penelusuran aset yang dilakukan jajaran Jampidsus, sebenarnya bahwa ternyata jet pribadi itu bukan atas nama yang bersangkutan," kata Harli saat ditemui di Kejagung, Jakarta, Selasa (2/7/2024).
Berdasarkan hasil penelusuran penyidik, diperoleh informasi bahwa pesawat Jet Bombardir Challenger 605 dengan nomor register T7_IDR terdaftar di San Marino.
Harli menyebut, pesawat jet itu milik perusahan Regal Metters Limited Ltd yang operasionalnya bekerja sama dengan PT Express Transportasi Antarbenua.
Lebih lanjut, Harli mengatakan, Harvey bukan pemilik dan bukan penyewa pesawat jet tersebut.
Namun, Harvey pernah terdaftar 32 kali sebagai penumpang di manifes pesawat jet itu.
"Jadi ada ada dengan perusahaan yang kerja sama dan yang bersangkutan juga tidak menyewa, statusnya tidak menyewa tapi dia hanya follow manifes itu, hanya penumpang," ujar dia.

"Jadi kalau enggak salah ada 32 kali penerbangan memang yang bersangkutan ini menjadi penumpang di pesawat itu," kata dia lagi.
Harli mengatakan, Harvey membayar biaya tertentu sebagai penumpang dalam pesawat itu.
Baca juga: Sandra Dewi Tak Tahu Suami Terlibat Korupsi, Kuasa Hukum Sebut Jet Pribadi Bukan Milik Harvey Moeis
Di sisi lain, Kejagung juga terus melakukan penelusuran lebih lanjut terkait aset-aset Harvey lainnya.
"Ya sama seperti kewajiban sebagai penumpang dong," ucap dia.
Harvey ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pada 27 Maret 2024.
Ia merupakan tersangka ke-16 dalam kasus dugaan korupsi timah.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.