Berita Paser Terkini

Program Pelatihan Siap Kerja dan Siap Berusaha Jadi Cara Bupati Paser Kurangi Angka Pengangguran

Bupati Paser, Fahmi Fadli melalui Kepala Disnakertrans Paser, Madju Simangunsong mengatakan pihaknya melakukan program pelatihan siap kerja

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Peserta program pelatihan siap kerja dan siap berusaha yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Paser, dengan melibatkan Balai Latihan Kerja (BLK) Kaltim dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Bupati Paser, Fahmi Fadli terus berupaya mengurangi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang terjadi di daerah.

Hal tersebut terjadi lantaran adanya ketidak seimbangan antara pekerjaan dan pertumbuhan tenaga kerja, yang menjadi tugas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Paser untuk menyelesaikannya.

Bupati Paser, Fahmi Fadli melalui Kepala Disnakertrans Paser, Madju Simangunsong mengatakan pihaknya melakukan program pelatihan siap kerja dan siap berusaha yang melibatkan Balai Latihan Kerja (BLK) Kaltim dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP).

"Semua itu dilakukan untuk mendidik dan melatih masyarakat Paser, khususnya bagi tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing, dan sesuai dengan kebutuhan lapangan pekerjaan di Paser," terang Madju, Rabu (17/7/2024).

Baca juga: Hari Ketiga Operasi Patuh Mahakam di Paser, Masih Ditemukan Pengendara Tidak Gunakan Helm

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam menjalankan program itu, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi program pelatihan disertai dengan upaya dorongan terhadap masyarakat untuk membangun usaha mandiri.

"Itu semua sudah berjalan dalam mewujudkan Paser yang maju, adil, dan sejahtera (MAS). Tahun ini sudah dilatih 512 orang dan mereka sudah bekerja, baik di perusahaan maupun membangun usaha mandiri," tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga mensosialisasikan Bursa Kerja Khusus (BKK) pada tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Paser.

"Supaya melakukan inventarisasi alumninya, baik yang sudah bekerja ataupun belum bekerja guna memberikan informasi lowongan kerja," ungkapnya.

Disnakertrans Paser juga melakukan koordinasi dengan perusahaan setempat, dengan membuka dan mengumumkan lowongan kerja secara terbuka.

Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh perusahaan yaitu melakukan kerjasama pemagangan, sehingga pihak perusahaan dapat melakukan penerimaan pemagangan secara mandiri.

"Kami juga sudah memberikan bantuan alat kerja kepada peserta pelatihan untuk membangun usaha mandiri baru-baru ini, yang juga menjadi upaya kami dalam mengurangi angka TPT," pungkasnya.

Berikut data publikasi Kabupaten Paser Dalam Angka 2024 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Paser Nomor 64010.24001 pertanggal 28 Februari 2024 diantaranya:

1. TPT Paser pada 2023 mencapai 4,72 persen atau 6.369 jiwa dari jumlah Angkatan Kerja, yakni 134.940 jiwa. Maka bisa dikatakan sebanyak 93.288 laki-laki dan 35.283 perempuan telah bekerja.

2. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mencapai 62.95 persen dari jumlah penduduk berumur 15 tahun keatas pada 2023 di Kabupaten Paser yang mencapai 214.350 jiwa.

3. Jumlah Pencari Kerja, terdaftar 2.555 jiwa pada 2023, dengan rincian 515 orang yang ditempatkan, 856 orang belum ditempatkan dan 1.185 orang yang dihapuskan.(*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved