Berita Penajam Terikini
Update Kasus Korupsi Eks Bupati PPU AGM, Bawa Rp 3 Miliar dalam Plastik Kresek Hitam di Persidangan
Update kasus korupsi Abdul Gafur Mas'ud (AGM), bawa Rp 3 miliar dalam plastik kresek hitam di persidangan untuk kembalikan uang korupsi.
TRIBUNKALTIM.CO - Update kasus korupsi mantan Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas'ud (AGM), bawa Rp 3 miliar di persidangan untuk kembalikan uang korupsi.
Di persidangan, AGM membawa uang Rp 3 miliar yang dimasukkan dalam plastik kresek berwarna hitam.
Uang tersebut dikembalikan AGM karena merupakan bagian dari uang hasil korupsinya.
Baca juga: Eks Bupati PPU AGM Jadi Tersangka Lagi, KPK Umumkan 4 Tersangka Kasus Penyertaan Modal Pemkab PPU
Abdul Gafur Mas'ud menyerahkan uang tersebut dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Samarinda, Selasa (23/7/2024).
AGM dijadwalkan kembali disidang pada 6 Agustus 2024.
Kepala Satuan Tugas Penuntutan XI KPK Gina Saraswati mengatakan, uang Rp 3 miliar yang dibawa oleh Abdul Gafur merupakan bagian dari pengembalian uang hasil korupsi yang dilakukan oleh Abdul Gafur.
“Salah satu yang menjadi fakta persidangan, yakni inisiatif dari terdakwa sendiri menyerahkan uang secara tunai sebesar Rp 3 miliar yang dinyatakan di depan persidangan,” kata Gina dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Rabu (24/7/2024).
Momen tersebut terjadi saat pengadilan menggelar sidang agenda pemeriksaan terdakwa AGM terkait dugaan korupsi penyertaan dana modal Perusahaan Umum Daerah Benuo Taka.
Gina mengungkapkan, uang Rp 3 miliar itu dibawa pihak Abdul Gafur dalam plastik hitam berukuran besar.
Majelis hakim memerintahkan agar bungkusan itu tidak dibuka di tempat karena alasan keamanan.

Setelah sidang ditutup, jaksa KPK mengonfirmasi kepada kuasa hukum Abdul Gafur soal jumlah uang yang hendak dikembalikan itu.
“Bahwa bungkusan plastik hitam tersebut menurut penasehat hukum terdakwa berjumlah Rp 3 miliar,” ujar Gina.
Baca juga: Eks Bupati PPU AGM Sempat Groundbreaking Proyek RMU, Kini Proyek Perumda Benuo Taka Itu Mangkrak
Kemudian, jaksa KPK menyarankan Abdul Gafur dan kuasa hukumnya mengirimkan uang tersebut ke rekening penampungan KPK.
Jaksa KPK lalu meminta konfirmasi kepada petugas di bagian rekening penampungan KPK.
“(Benar) uang yang masuk Rp 3 miliar,” kata Gina.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.