Berita Nasional Tekini
Ahok Buka-Bukaan Program Makan Gratis Kabinet Prabowo-Gibran Lebih Bagus dari Internet Gratis Ganjar
Ahok buka-bukaan program Makan Bergizi Gratis kabinet Prabowo-Gibran lebih bagus dari internet gratis Ganjar Pranowo
“(Kalau ditanya) sudah hitung belum (anggaran yang dibutuhkan). Gue jawab belum.
Gue juga ngomong, yang sana (Prabowo-Gibran) juga belum hitung,” katanya.
Selanjutnya, Ahok juga menyinggung soal program Kartu Jakarta Pintar (KJP), yang menurutnya tepat sasaran karena pihak sekolah dalam pengawasan ketat.
“Kenapa KJP bisa tepat sasaran? Gurunya gue ancam.
Gue kasih kriteria ke dia. Orang (anak yang jajan di kantin Rp 50.000 ribu, pakai smartphone, diantar (sekolah naik) mobil, enggak boleh dapat KJP,” tutur dia lagi.
Baca juga: Pemerintah Mulai Geser Pusat Pemerintahan Indonesia ke IKN Nusantara, 3.246 ASN Mulai Dipindah
Kemudian, Ahok berhitung tentang kebutuhan bulanan untuk anak sekolahan.
Hasilnya, berdasarkan catatan Bank Dunia, setiap anak butuh Rp 200.000-800.000.
Angka tersebut yang menjadi acuan untuk memberikan program KJP terhadap siswa.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku lebih memilih memberikan uang langsung kepada anak daripada memberikan uang pengadaan seperti seragam dan sepatu kepada pihak sekolah.
“Kenapa? kalau dulu sekolah kasih gratis topi sepatu, tas, bagus atau tidak, sekolah setiap tahun pengadaan, akhirnya dapat feedback (untung) dong kalau pengadaan banyak,” lanjut dia.
Dengan KJP, yang uangnya hanya bisa digunakan melalui rekening, semua pengeluaran anak dapat dimonitor.
Jika ada yang tidak sesuai, pemerintah dapat menghentikan bantuan KJP untuk anak tersebut.
Menurut Ahok, metode ini lebih efektif dibandingkan dengan memberikan barang kepada masyarakat.
Uang yang diberikan langsung akan digunakan untuk belanja dan dapat menggerakkan ekonomi sekitar.
Baca juga: Ridwan Kamil Bisa Kalahkan Anies Baswedan Jika Ahok tak Maju di Pilkada Jakarta 2024, Survei Terbaru
Didukung MUI
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 18 Agustus 2025 di Logam Mulia Balikpapan |
![]() |
---|
Daftar 34 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya Temuan BPOM, Dilarang Beredar |
![]() |
---|
Senator Asal Kaltim Yulianus Henock Minta Presiden Tunda Kenaikan PPN 12 Persen: Rakyat Belum Siap! |
![]() |
---|
Anggota DPD RI dari Kaltim Yulianus Henoch Kecam Aksi Penyerangan terhadap Warga Muara Kate Paser |
![]() |
---|
Resmi, PPN Naik Jadi 12 Persen, Sri Mulyani 'Ini Sesuai UU, Bukan Kebijakan Membabi Buta' |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.