Berita Samarinda Terkini
Viral di Medsos, Upah Pekerja Proyek Teras Samarinda Belum Dibayar, Respons Walikota Andi Harun
Viral di medsos, upah pekerja proyek Teras Samarinda belum dibayarkan hingga berbulan-bulan. Respons Walikota Samarinda, Andi Harun.
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Amalia Husnul A
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jelang pembukaan Teras Samarinda, di medsos ramai jadi sorotan soal keluhan pekerja proyek yang belum dibayarkan hingga berbulan-bulan.
Postingan anonim di medsos tentang seorang pekerja proyek Teras Samarinda terkait hak upah yang belum diterima mendadak jadi perhatian publik.
Pemerintah Kota Samarinda ikut memberi perhatian atas dugaan tunggakan upah pekerja proyek Teras Samarinda yang viral di medsos ini.
Walikota Samarinda, Andi Harun memastikan akan menelusuri kebenaran informasi yang beredar di medsos meskipun secara langsung Pemkot tidak terkait dengan permasalahan itu.
Baca juga: Teras Samarinda Bakal Dibuka Besok, Siap Jadi Destinasi Wisata Baru di Kaltim
Baca juga: Teras Samarinda Bakal Diisi Tenant UMKM, Pendaftaran lewat Platform Digital
Baca juga: Digadang-gadang Jadi Ikon Baru Ibukota Kaltim, Teras Samarinda Bakal Dibuka Pekan Depan,
"Saya mendapat keterangan sementara, diduga yang memposting itu adalah istri dari suami yang diduga bekerja di Teras Samarinda," ujar Andi Harun.
Andi Harun juga menegaskan bahwa, berdasarkan informasi yang diperoleh dari kontraktor kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), ada indikasi pekerja di proyek tersebut tidak bekerja dengan disiplin.
Namun, Andi Harun menekankan pentingnya tetap memperhatikan hak-hak para pekerja.
"Apapun itu, walaupun tidak disiplin, tetap ada hari kerja. Jadi, saya minta tetap diperhatikan," ungkapnya.
Menurutnya, persoalan ini merupakan masalah kontraktual antara pemerintah dengan penyedia jasa (kontraktor), sehingga pemerintah tidak memiliki hubungan hukum langsung dengan para pekerja di kontraktor.
"Yang bertanggung jawab penuh jika memang ada pekerja dari kontraktor yang belum terpenuhi hak-haknya adalah kontraktor.
Namun, Pemerintah tetap menaruh perhatian serius," tegasnya.
Untuk itu, Andi Harun sudah meminta kepada Dinas PUPR, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), dan Asisten II untuk berkoordinasi dalam menangani isu ini.
Di samping itu, Andi Harun menyesalkan bahwa postingan yang menjadi sumber keluhan tersebut telah dihapus.
"Padahal jika masih ada, itu bisa menjadi informasi yang bagus untuk pemerintah.
Baca juga: Apa Itu Teras Samarinda yang akan Segera Dibuka? Landmark Baru Ibukota Provinsi Kalimantan Timur
Opini tersebut sebaiknya diklarifikasi agar menjadi terang.
| Punya Harta Rp394 Triliun, Pengusaha Asal Kalimantan Jadi Orang Terkaya di Indonesia, Ini Profilnya |
|
|---|
| Pernyataan Mojtaba Khamenei Usai Gencatan Senjata, Klaim Kemenangan dan Fokus pada Selat Hormuz |
|
|---|
| Gaji 13 2026 Kapan Cair? Perkiraan Jadwal Berdasarkan Pola Tahun Sebelumnya dan Besaran Dana |
|
|---|
| Peran 16 Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus, TAUD: Ada 4 Kelompok |
|
|---|
| Kemendikdasmen, Tanoto Foundation, Gates Foundation, UNICEF Kolaborasi Tingkatkan Literasi Numerasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240905_pekerja_Teras-Samarinda_Andi-Harun_Walikota-Samarinda.jpg)