Berita Samarinda Terkini
Langkah Baru Pengawasan BBM, Dishub Samarinda Sebut Penerapan Fuel Card Bakal Diperbarui
Langkah baru pengawasan BBM, Dishub Samarinda sebut penerapan Fuel Card bakal diperbarui.
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Hotmarulitua Manalu mengungkapkan, pihaknya telah menghadiri soft launching Fuel Card edisi terbaru yang diselenggarakan oleh Pertamina dan BRI di Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara.
Dalam kegiatan yang digelar Kamis (12/9/2024) kemarin tersebut, BRI juga memperkenalkan aplikasi baru yang akan mendukung penggunaan Fuel Card ini.
Manalu menjelaskan, nantinya setiap pemilik kendaraan atau pengemudi yang telah memiliki Fuel Card harus mengajukan permohonan untuk merevisi atau mengganti kartunya dengan edisi terbaru.
Selain itu, mesin Electronic Data Capture (EDC) baru juga akan ditempatkan di setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk memastikan keaslian kartu serta mengontrol penggunaannya.
"Mesin EDC ini tidak hanya akan memverifikasi keaslian kartu, tetapi juga memantau kuota bahan bakar yang digunakan oleh setiap kendaraan. Apabila kuota bahan bakar sudah mencapai batas maksimal pada hari itu, pemilik kendaraan tidak akan bisa mengisi bahan bakar di SPBU lain," jelas Manalu kepada TribunKaltim.co, Jumat (13/9/2024).
Baca juga: 90 Truk di Bontang Rela Potong Bak demi Dapatkan Uji Kir untuk Pengurusan Fuel Card
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa sebelum pencetakan kartu baru, Pertamina dan BRI akan membuat jendela persetujuan di aplikasi mereka yang melibatkan Dinas Perhubungan.
Hal ini dilakukan lantaran tercatat sebanyak 1.900 kendaraan di Kota Samarinda yang terdeteksi belum melakukan uji kendaraan berkala (KIR) kembali.
"Jika terdapat kendaraan yang tidak layak jalan, termasuk yang melebihi batas dimensi dan muatan (over loading dimension), maka kartu tersebut akan langsung ditolak," tambahnya.
Meski baru memasuki tahap soft launching, Hotmarulitua memastikan bahwa akan ada grand launching setelah semua mesin EDC lengkap tersedia dan sosialisasi dilakukan, terutama kepada para pemilik kendaraan.
Baca juga: 3.000 Kartu Fuel Card Disiapkan untuk Atur Pembelian Solar Subsidi di Berau
Harapannya, melalui ini pengawasan terhadap penggunaan bahan bakar dan kelayakan kendaraan di Samarinda dapat lebih terkontrol dan transparan.
"Kami juga meminta kepada Pertamina untuk segera melakukan sosialisasi terkait hal ini, sementara pihak BRI diharapkan dapat menyediakan mesin EDC di setiap SPBU," tutup Manalu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Soft-launching-Fuel-Card-edisi-di-Samarinda-Utara.jpg)