Minggu, 26 April 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Berau Kaltim Diguncang Gempa Akibat Sesar Mangkalihat, Warga Panik Berlarian

Kepanikan warga Kampung Batu Putih, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau mulai mereda, Senin (16/9).

Tribun Kaltim
TRIBUN KALTIM HARI INI - Edisi Selasa, 17 September 2024. Membahas salah satunya soal gempa di Berau yang membuat warga panik berlarian. 

 Bahkan, sempat melarikan diri ke luar rumah.

Mengetahui hal itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat yang bermukim di pesisir Berau, khususunya
Talisayan, Biatan, Batu Putih, Bidukbiduk, Maratua hingga Kecamatan Pulau Derawan untuk tetap tenang
dan tidak panik.

“Tetap tenang dan jangan terpengaruh isu yang tidak bisa diertanggungjawabkan. Kami akan selalu
memberikan informasi update terkait dengan gempa ini,” katanya.

Terasa di Kutim

Di Kecamatan Sangatta Utara, sebagian warga merasakan getaran gempa sekitar pukul 21.09 Wita dan
kurang lebih berdurasi 10 detik.

Berdasarkan pantauan Tribunkaltim.co, getaran terasa lumayan kencang untuk bangunan rumah kayu ulin berbentuk panggung.

Tak hanya itu, salah satu warga Kawasan Sangkulirang Seberang, yang berdekatan dengan laut, Della juga
merasakan getaran.

"Iya terasa betul gempanya untuk ukuran bangunan kayu ulin," ujarnya singkat, Minggu (15/9) malam.

Getaran serupa juga dirasakan di beberapa wilayah Kutai Timur, seperti Desa Tepian Terap, Kecamatan Muara Bengkal, Kecamatan Rantau Pulung.

Analisa BMKG

Sementara itu, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan
magnitudo M5,5. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,30° LU ; 118,46° BT, atau tepatnya
berlokasi di darat 147 kilometer tenggara Berau, pada kedalaman 11 kilometer.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi
merupakan jenis gempabumi dangkal diduga akibat aktivitas sesar Mangkalihat.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik
(thrust fault).

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menuturkan, gempa bumi ini berdampak dan
dirasakan di daerah Berau, Tanjung Redep, Teluk Bayur Tanjung Selor, Tarakan, Bulungan dengan skala
intensitas III-IV MMI.

"Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. Hasil pemodelan
menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Daryono.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved