Kamis, 23 April 2026

Berita Pemkab PPU

Bapelitbang PPU Sosialisasi Desa Cantik dan Kenalkan Indikator Kemiskinan Daerah

Kepala Bapelitbang PPU, Tur Wahyu mengatakan, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berkomitmen untuk meningkatkan kualitas data.

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
HO/Pemkab PPU
DESA CANTIK PPU - Bapelitbang PPU menggelar sosialisasi Desa Cantik dan Launching Indikator Kemiskinan Daerah. Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan perhatian dan kepedulian akan pentingnya data oleh seluruh Desa dan Kelurahan.  

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Sosialisasi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) dan Launching Indikator Kemiskinan Daerah di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Selasa (24/9/2024). 

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda PPU, Nicko Herlambang, Kepala Bapelitbang PPU, Tur Wahyu, perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Penajam Paser Utara dan para peserta dari kecamatan, kelurahan serta desa se-Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kepala Bapelitbang PPU, Tur Wahyu mengatakan, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berkomitmen untuk meningkatkan kualitas data sebagai bahan perencanaan dan pembangunan daerah dari tingkat kecamatan, desa hingga kelurahan.

Baca juga: Pemkot Cari Solusi Terbaik untuk Mengatasi Kemiskinan Ekstrem di Kota Samarinda

Menurutnya, tolak ukur keberhasilan perencanaan dan pembangunan dapat ditentukan oleh kualitas data yang digunakan dalam analisis penentuan strategi kebijakan penyelesaian masalah-masalah pembangunan yang ada.

Oleh karena itu, keberadaan data yang berkualitas sangat penting. Penyusunan perencanaan program pembangunan membutuhkan dukungan data berkualitas.

"Sebagai input dan bahan analisis kebijakan strategis,” ungkapnya.

Bukan Sekadar Objek Pembangunan

Tur Wahyu, Kepala Bapelitbang PPU, menjelaskan saat ini Desa bukan hanya sebagai objek pembangunan, namun sudah menjadi subjek atau pelaku pembangunan, yang dilakukan oleh pemerintah desa. 

Karena pemerintah desa melakukan penyusunan perencanaan, kebutuhan akan data yang berkualitas menjadi sangat penting.

Di antaranya sebagai dasar dan bahan masukan dalam penentuan rumusan masalah, analisis, hingga penentuan strategi kebijakan yang diambil.

“Oleh sebab itu, perencanaan berbasis data adalah prinsip utama yang harus dilakukan oleh pemerintah desa,” jelasnya.

Baca juga: 2 Kampung di Kubar Akan Terima Penghargaan, Berhasil Turunkan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Di akhir sambutannya ia berharap dalam penyelenggaraan Sosialisasi Desa Cantik dan Indikator Kemiskinan dapat terlaksana dengan lancar.

Sehingga target penyediaan data pada tingkat Kecamatan, Desa dan Kelurahan kedepannya dapat terlaksana secara baik.

Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan perhatian dan kepedulian akan pentingnya data oleh seluruh Desa dan Kelurahan. 

"Jika ada yang belum diketahui harap ditanyakan dan didalami kepada para narasumber,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved