Breaking News

Ibu Kota Negara

5 Kelompok Konglomerat Investasi di IKN Nusantara Kaltim, Bangun Proyek Padat Modal Konsep Mixed Use

5 kelompok konglomerat investasi di IKN Nusantara Kaltim. Bangun proyek padat modal seperti konsep mixed use.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ilustrasi kawasan Ibu Kota Nusantara - 5 kelompok konglomerat investasi di IKN Nusantara Kaltim. Bangun proyek padat modal seperti konsep mixed use. 

PT Wulandari Bangun Laksana Tbk akan membangun community hub terlebih dahulu yang mencakup lapangan futsal, lapangan basket, kafe, restoran, dan fasilitas olahraga serta hobi. 

4. PT Intiland Development Tbk

PT Intiland Development Tbk merupakan pemain lama di sektor properti yang dibesut Hendro Santoso Gondokusumo.

Dia bersama mitra strategis PT Abdael Nusa dan CAMC Engineering Co., Ltd. (CAMCE), membangun proyek jumbo di IKN dengan nilai Rp 3,8 triliun.

Proyek pertama yakni pengembangan kawasan mixed-use Grand Whiz Nusantara yang mengintegrasikan hotel, serviced apartment, area ritel, pusat olahraga, dan fasilitas makanan dan minuman.

Proyek kedua adalah Nusantara Quarter, sebuah pengembangan kawasan Transit-Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan hunian, perkantoran, dan area komersila dengan akses transportasi publik. Pengembangan ketiga yakni kawasan perumahan dengan fasilitas lapangan golf bernama Royale Nusantara Golf Resort & Residence.

Untuk merealisasikan proyek ini, pengembang merogoh kocek senilai Rp 3,8 triliun.

Baca juga: Dampak IKN Nusantara, 24 Ribu Kendaraan Baru Mengaspal di Kaltim Setiap Bulan

5. Royal Golden Eagle (RGE) 

Group RGE Group yang dimiliki konglomerat Sukanto Tanoto, ikut berkontribusi membangun IKN di sektor investasi.

Mereka akan menggarap mixed use development yang mencakup gedung dengan fungsi pusat konvensi bertaraf internasional, dan hotel. 

Sejak Groundbreaking Nilai investasi yang dikucurkan RGE untuk membangun proyek tersebut adalah sebesar Rp 2 triliun.

Berlokasi di area 1B seluas 12 hektare, Nusantara International Convention Center and Hotel diharapkan menjadi ikon Nusantara untuk menyelenggarakan Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE).

Gedung convention center ini dirancang dengan kapasitas sekitar 10.000 orang.

Sementara hotelnya akan menyediakan 200 kamar tipe suites room yang didesain dengan konsep modern dan berkelanjutan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved