Ibu Kota Negara

IKN Kaltim Bakal Ditutup 1 Hari untuk Umum dan Kedinasan, 6 Oktober 20024 Ada Nusantara TNI Fun Run

IKN Kaltim bakal ditutup 1 hari yakni 6 Oktober 2024 baik untuk umum maupun kedinasan. Ada kegiatan Nusantara TNI Fun Run.

Editor: Amalia Husnul A
KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER
IKN KALTIM - Suasana Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan latar belakang Istana Garuda dan Istana Negara. IKN Kaltim bakal ditutup 1 hari yakni 6 Oktober 2024 baik untuk umum maupun kedinasan. Ada kegiatan Nusantara TNI Fun Run. 

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN (OIKN) Mohammed Ali Berawi mengungkapkan hal itu kepada Kompas.com, Senin (30/9/2024). 

"Iya, Plaza Seremoni, dua istana yakni Istana Garuda dan Istana Negara jadi destinasi favorit masyarakat selama IKN dibuka untuk umum sejak Senin (16/9/2024)," ujar Ale.

Selama tiga pekan sejak Senin (16/9/2024) hingga Senin (30/9/2024), jumlah kunjungan ke IKN menembus angka 23.000 orang.

Mereka mendaftar akun dan reservasi tiket melalui aplikasi iKnow pada gawai pintar masing-masing baik PlayStore maupun AppStore yang telah diundung sebanyak 47.000 orang.

Plaza Seremoni sendiri merupakan terletak tepat di depan Istana Negara dan Istana Presiden, lapangan yang dirancang dengan kapasitas sekitar 8.000 orang.

Plaza Seremoni menyimpan makna yang mendalam yaitu menggambarkan semangat juang masyarakat Indonesia yang tidak pernah padam untuk terus mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.

Di dalam Plaza Seremoni terdapat bangunan yang difungsikan sebagai Visitor Center, di mana para pengunjung bisa mendapatkan informasi yang diperlukan ketika berkunjung ke IKN.

Baca juga: Proyek IKN Berpotensi Mangkrak dan Jadi Beban Negara, Jokowi Belum Teken Keppres Pemindahan IKN

Selain sebagai Visitor Center, bangunan tersebut juga berfungsi sebagai Sentra UMKM, yang akan memfasilitasi para pelaku UMKM lokal yang berada di sekitar kawasan IKN.

Istana Negara Istana Negara IKN merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berfungsi sebagai kantor Presiden Republik Indonesia.

Istana Negara IKN dirancang dengan luas bangunan 56.000 meter persegi dalam 3 lantai setinggi 40 meter.

Dibangun dengan menggunakan teknologi Building Information Modelling (BIM) yang bertujuan untuk memaksimalkan efisiensi dan ketepatan waktu.

Pembangunan gedung ini juga mengusung bentuk Garuda sebagai desain bangunan, serta menerapkan konsep smart green building untuk mewujudkan Istana Negara yang ramah lingkungan.

Bagian depan Istana Negara ditopang oleh 34 pilar raksasa bersentuhan akhir marmer white tassos.

Terdapat lambang negara Burung Garuda ukuran besar diletakkan tepat di bagian tengah atas dari fasad Istana Negara.

Baca juga: Daftar Konglomerat dan Para Naga di Mega Proyek IKN Senilai Rp 53,5 Triliun, Baru Satu yang Tuntas

(*)

Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved