Berita DPRD Bontang
Yusuf Apresiasi Program Community Boarding, Tekan Angka Putus Sekolah di Pesisir Bontang
nggota DPRD Bontang, Muhammad Yusuf, menyatakan dukungannya terhadap Program Community Boarding yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG – Anggota DPRD Bontang, Muhammad Yusuf, menyatakan dukungannya terhadap Program Community Boarding yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang.
Program ini bertujuan untuk menyediakan asrama bagi anak-anak dari pulau-pulau di wilayah pesisir agar tetap bisa melanjutkan pendidikan di kota tanpa terkendala jarak.
Yusuf menilai, penyediaan asrama ini adalah langkah penting untuk menekan angka putus sekolah yang cukup tinggi di kawasan pesisir.
Salah satu penyebab utama dari permasalahan tersebut adalah tidak adanya fasilitas Sekolah Menengah Pertama (SMP) di pulau-pulau yang menjadi tempat tinggal anak-anak tersebut.
“Program Community Boarding ini sangat kami apresiasi karena bisa menjadi solusi agar anak-anak dari pesisir tetap bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Selama ini, ketiadaan SMP di kawasan pesisir membuat banyak anak putus sekolah,” ujar Yusuf, Senin (14/10/2024).
Baca juga: Anggota DPRD Bontang Muhammad Yusuf Dukung Penuh Program Penanganan Stunting
Baca juga: Winardi Resmi jadi Ketua Fraksi PDIP di DPRD Bontang, Siap Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Namun, ia juga mengingatkan bahwa pembangunan SMP di kawasan pulau tidak bisa sembarangan dilakukan. Perlu ada pertimbangan matang terkait jumlah murid yang akan mengisi sekolah tersebut.
“Pembangunan sekolah harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan. Jika dibangun tetapi muridnya tidak ada, tentu akan sia-sia. Oleh karena itu, solusi asrama ini sangat tepat agar anak-anak bisa tetap bersekolah,” jelasnya.
Program Community Boarding ini akan melibatkan penyediaan rumah singgah bagi anak-anak pesisir dan para guru.
Mereka akan tinggal sementara di kota, sehingga bisa mengikuti kegiatan belajar dengan fasilitas yang memadai. Rencana ini diharapkan dapat mengatasi masalah akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah terpencil.
Meski demikian, Yusuf mencatat bahwa wacana pembangunan rumah singgah ini sudah lama ada, namun belum juga terealisasi.
Ia berharap, program ini bisa segera diwujudkan demi kepentingan pendidikan anak-anak di pesisir.
Baca juga: Pimpinan DPRD Bontang Definitif Periode 2024-2029 Ditetapkan, Berikut Nama-namanya
“Wacana rumah singgah sudah cukup lama dibicarakan. Kami berharap agar program ini bisa segera dijalankan karena akan sangat membantu anak-anak dan juga para guru yang berasal dari kawasan pesisir,” imbuhnya. (*)
| Faisal Dorong Penyelesaian DED untuk Revitalisasi Pujasera Kampung Selambai di Bontang |
|
|---|
| DPRD dan Dishub Kaltim Bahas Persiapan Bontang Menuju Kota Metropolitan melalui Transportasi Massal |
|
|---|
| Terminal Bontang Siap Beroperasi Desember 2024, DPRD Desak Kendala Segera Dituntaskan |
|
|---|
| Yasier Arafat Desak Pemkot Bontang Serius Tangani Banjir Rob |
|
|---|
| Anggota DPRD Bontang Yasier Arafat Dukung Penuh Liga Bocah Berebas Pantai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241014-Anggota-DPRD-Bontang-Muhammad-Yusuf.jpg)