Berita Balikpapan Terkini
Alwi Al Qodri Paparkan Kendala Pembentukan AKD DPRD Balikpapan Periode 2024-2029
Unsur pimpinan definitif DPRD telah ditetapkan dan dilantik, proses pembentukan AKD yang terdiri dari komisi-komisi dan badan-badan.
Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
Menurutnya, belum adanya kesepahaman antarfraksi menjadi alasan utama dari keterlambatan ini.
“Bukan tidak mau mengirim surat, tetapi komunikasi harus tetap berjalan agar semua fraksi bisa mencapai titik temu," ujarnya.
Baca juga: DPRD Balikpapan Targetkan Pembentukan AKD Rampung Oktober 2024
"Kami tidak ingin ada salah satu fraksi yang mendominasi tiga komisi sekaligus, karena itu semua fraksi punya hak yang sama dalam politik,” imbuhnya.
Sebagai solusi, H. Haris mendesak Ketua DPRD Kota Balikpapan untuk mengambil langkah tegas dan memfasilitasi rapat lanjutan guna menemukan kesepakatan yang bisa diterima oleh keenam fraksi.
Menurutnya, penting untuk menjaga komunikasi terbuka di antara fraksi, sehingga proses pembentukan AKD berjalan lancar tanpa hambatan.
“Jadi kami tidak bermaksud menghambat, kami hanya ingin memastikan komunikasi antarfraksi tetap terjaga demi kepentingan bersama,” tutup H. Haris.
Kendala internal dalam pembentukan AKD ini menjadi perhatian publik dan diharapkan segera menemukan titik terang, mengingat fungsi AKD sangat penting dalam menentukan arah kebijakan DPRD Balikpapan selama lima tahun ke depan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241025_Ketua-Fraksi-DPRD-Balikpapan-2024.jpg)