Rabu, 8 April 2026

Berita Kukar Terkini

Pemkab Kukar Biayai Pendidikan Dokter Spesialis di Universitas Hasanuddin Makassar

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartangera biayai pendidikan dokter spesialis di Universitas Hasanuddin Makassar.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Diah Anggraeni
HO/Prokom Kukar
Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono saat melakukan kunjungan kerja ke Unhiversitas Hasanuddin Makassar, belum lama ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah strategis untuk meningkatkan layanan kesehatan di wilayahnya dengan membiayai pendidikan dokter spesialis bagi putra-putri daerah di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Kebijakan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga medis yang ahli dan berkompeten, khususnya di rumah sakit-rumah sakit di Kukar yang masih sangat memerlukan dokter spesialis.

Rencana kerja sama ini diumumkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, dalam kunjungan kerjanya ke Unhas, belum lama ini.

Dalam kunjungannya, Sunggono didampingi rombongan Pemkab Kukar, Kabag Kesra Dendy Irwan Fahriza, Direktur RSUD Dayaku Raja Ns Ipandi Lukman, serta perwakilan dari BKPSDM dan bagian kerja sama.

Baca juga: Pemkab Kukar Siap Dukung Kebijakan Program Pemerintah Pusat

Diskusi antara kedua pihak berfokus pada kebutuhan tenaga dokter spesialis di rumah sakit daerah Kukar, terutama di RSUD Dayaku Raja Kota Bangun dan RS di Kecamatan Muara Badak. 

Sunggono menuturkan bahwa saat ini RSUD Dayaku Raja membutuhkan lebih dari 12 dokter spesialis untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Kukar sudah menyiapkan beasiswa penuh bagi mereka yang ingin menempuh pendidikan dokter umum hingga dokter spesialis di Universitas Hasanuddin,” ungkap Sunggono, Senin (11/11/2024).

Beasiswa ini, menurutnya, adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Kukar.

Tak sekadar memberikan beasiswa, Pemkab Kukar juga menetapkan syarat dan perjanjian bagi penerima beasiswa agar setelah menyelesaikan pendidikan mereka, para dokter ini bersedia kembali mengabdi di Kukar.

Hal ini bertujuan agar ilmu dan keahlian yang diperoleh dapat diterapkan langsung di masyarakat, mengurangi ketergantungan pada tenaga medis dari luar daerah.

“Program beasiswa ini bukan hanya berdasar pada keinginan individu, tetapi harus mengikuti rekomendasi dan kebutuhan daerah,” tegas Sunggono. 

“Kami ingin memastikan bahwa mereka yang mengambil program spesialisasi benar-benar berkomitmen untuk kembali dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.

Baca juga: Permudah Laporan Stunting, Pemkab Kukar Bekali Kader PPKBD dengan Smartphone

Sebagai langkah lanjut, Sunggono mengutarakan niatnya untuk memperketat proses seleksi calon penerima beasiswa

Dengan pengawasan dan seleksi yang ketat, diharapkan hanya mereka yang benar-benar memiliki dedikasi untuk mengabdi bagi Kukar yang terpilih sebagai penerima beasiswa

Sistem perjanjian ini memungkinkan Pemkab Kukar untuk mengawasi dan memastikan agar para dokter spesialis lulusan Unhas dapat menjalankan tugasnya di fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada di Kukar.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved