Senin, 13 April 2026

Berita Mahulu Terkini

Struktur Perubahan APBD Mahulu 2024 Alami Penurunan Rp50,06 Miliar

Struktur perubahan APBD Kabupaten Mahakam Ulu tahun anggaran 2024 mengalami penurunan Rp50,06 miliar.

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Kristiani Tandi Rani
Sekretaris Daerah Mahakam Ulu, Stephanus Madang mengatakan, struktur perubahan APBD 2024 mengalami penurunan sebesar Rp50,06 miliar. 

 TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Mahakam Ulu (Mahulu), Stephanus Madang memaparkan secara rinci struktur perubahan APBD yang mengalami penyesuaian, baik itu dari sisi pendapatan maupun belanja daerah.  

Ia mengungkapkan bahwa proyeksi pendapatan transfer pada perubahan APBD 2024 ditetapkan sebesar Rp1,762 triliun.

“Hal ini dikarenakan adanya penyesuaian sumber penerimaan sektor bagi hasil pajak dan dana bagi hasil sumber daya alam mineral dan batu bara dari target APBD murni,” katanya, Sabtu (16/11/2024). 

Lebih lanjut ia menyoroti penurunan total pendapatan dan belanja daerah dalam perubahan APBD ini.

“Secara umum, struktur perubahan APBD tahun anggaran 2024 mengalami penurunan dari yang semula direncanakan sebesar Rp1,927 triliun menjadi Rp1,877 triliun. Ini berarti ada pengurangan sebesar Rp50,06 miliar,” tambahnya.  

Baca juga: Bapelitbang Berau Endah Ernany Memastikan Anggaran Pendidikan di APBD 2024 Capai 20 Persen

Meskipun terjadi penurunan, beberapa komponen belanja justru mengalami peningkatan, termasuk belanja operasi dan belanja modal.

Ia menyebutkan bahwa belanja operasi bertambah sebesar 11 persen menjadi Rp1,423 triliun, sedangkan belanja modal naik 8 persen menjadi Rp1,099 triliun.

"Kami berusaha memprioritaskan belanja yang berkaitan dengan layanan publik dan kegiatan mendesak sesuai standar pelayanan minimal,” ujarnya.  

Sementara belanja tidak terduga juga meningkat menjadi Rp27,9 miliar, bertambah sebesar Rp4,14 miliar dari alokasi sebelumnya.

Adapun belanja transfer mengalami lonjakan hingga 85 persen menjadi Rp215,8 miliar. 

"Peningkatan ini mencerminkan upaya pemerintah untuk lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat," jelasnya.  

Baca juga: DPUPR Berau Tambah Rp 150 Miliar di APBD-P, Lanjutkan Pembangunan RS Baru di Jalan Sultan Agung

Namun, ia juga mengingatkan bahwa tidak semua aspirasi masyarakat dan perangkat daerah dapat diakomodasi karena keterbatasan waktu penyusunan perubahan APBD

"Ada beberapa aturan yang belum memungkinkan untuk mengakomodasi seluruh usulan yang diajukan," tambahnya.  

Meski demikian, ia mengapresiasi kontribusi masyarakat dan perangkat daerah yang terus memberikan masukan terhadap rancangan APBD.

“Kami sangat menghargai perhatian dan keinginan masyarakat yang sudah menyampaikan usulan kegiatan melalui perangkat daerah. Ini menjadi bukti bahwa partisipasi publik dalam perencanaan keuangan daerah sangat aktif,” ungkapnya.  

Baca juga: Pjs Bupati Sufian Agus Optimis Serapan Anggaran APBD Berau Capai 95 Persen

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved