Pilkada Kaltim 2024

Bawaslu Terima Laporan Dugaan Politik Uang saat Kampanye Cagub-Cawagub Kaltim 2024 di Balikpapan

Tim Divisi Hukum Cagub-Cawagub Kaltim Rudy Mas'ud dan Seno Aji mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltim, Selasa (19/11/2024)

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Tim Divisi Hukum Rudy-Seno saat melakukan pelaporan ke Bawaslu Kaltim, Senin (18/11/2024) sore terkait dugaan praktik politik uang oknum tim Isran-Hadi saat kampanye di Balikpapan 16 November 2024 lalu.TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tim Divisi Hukum Cagub-Cawagub Kaltim Rudy Mas'ud dan Seno Aji mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltim, Senin (19/11/2024) sore.

Mereka melaporkan dugaan praktik politim uang yang dilakukan oleh oknum tim Paslon Isran Noor-Hadi Mulyadi saat kampanye akbar di Balikpapan, 16 November 2024 lalu.

Mereka membawa bukti video yang viral di media sosial. Di mana seorang perempuan yang menggunakan pakaian tim pemenangan paslon nomor urut 01 itu secara terang-terangan memberikan sejumlah uang kepada masyarakat yang hadir dalam kampanye tersebut.

"Kami melaporkan dugaan money politics yang diduga dilakukan tim Paslon 01 saat kampanye akbar di Balikpapan," ungkap Komandan Divisi Hukum Rudy-Seno kepada awak media.

Ia mengatakan Bawaslu Kaltim telah menerima laporan itu dan berjanji untuk menindaklanjuti.

Baca juga: Debat Pamungkas Pilkada Kaltim 2024, KPU Berharap Jadi Referensi Masyarakat Tentukan Pilihan

Baca juga: Debat Terakhir Pilkada Kaltim 2024, Adu Visi Isran-Hadi vs Rudy-Seno soal Ekonomi hingga Lingkungan

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kaltim, Hari Dermanto menyambut baik kedatangan tim hukum paslon 02 tersebut dan memberikan penjelasan prosesur penanganan dugaan kasus tersebut.

Ia menjelaskan selama beberapa hari ke depan, Bawaslu Kaltim akan bergerak untuk menindaklanjuti kasus tersebut, termasuk memanggil oknum yang terlibat.

"Limitasinya 7 hari. Kami mau identifikasi dulu. Termasuk saksi-saksi potensial yang berada di lapangan yang mampu menjelaskan secara detail kondisi kemarin seperti apa," jelas Hari Dermanto.

Secara terpisah awak media sempat mencoba mengonfirmasi IS, oknum yang ada di dalam video dan diduga melakukan politik uang tersebut.

Baca juga: Isran-Hadi Dianggap Menyerang saat Debat Kedua Pilkada Kaltim 2024, Ketua Tim Pemenangan: Itu Fakta

Meski sempat tersambung, namun pihak IS belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai dugaan politik uang dalam kampanye akbar mereka tersebut. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved