Berita Samarinda Terkini

Kebakaran di Zona Perumahan Capai 70 Kasus, Angka Tertinggi Kebakaran di Samarinda 10 Bulan Terakhir

Zona perumahan merupakan angka tertinggi terjadi kebakaran selama 10 bulan terakhir di KOta Samarinda

Penulis: Muhammad Said | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA
ILUSTRASI - Zona perumahan merupakan angka tertinggi terjadi kebakaran selama 10 bulan terakhir di KOta Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.C0,SAMARINDA - Zona perumahan merupakan angka tertinggi terjadi kebakaran selama 10 bulan terakhir di Kota Samarinda dengan 70 kasus kebakaran.

Hal ini diungkapkan  Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Samarinda.

Dalam mengurangi tingkat kebarakan di Kota Samarinda, akan terus malaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, di daerah rawan penduduk.

Melihat dari angkat tertinggi kebakaran di kota Samarinda, dari zona perumhan kampung, yang rawan penduduk.

Tercatat 22.017 Jiwa selama bulan Januari sampai dengan September 2024, kehilangan tempat tinggal, akibat si jago merah.

Baca juga: Kebakaran Rumah di Batu Putih Berau Berujung Maut, Lansia Diduga Terjebak Kepungan Api

Baca juga: Sahib Usulkan Pos Pembantu Pemadam Kebakaran di Lok Tuan Dicarikan Lokasi Baru, Ini Alasannya 

Teguh Setiawardiana Ketua bidang pemadam kebakaran dan penyelamtan mengatakan, bahwa kita akan terus sosialisasi ke masyarakat, terkhusus di tempat rawan penduduk di kota Samarinda.

"Bagaimana penangan pertaman yang harus dilakukan saat memadamkan api," ungkapnya.

Ia mengatakan tingkat kebakaran tertinggi setelah zona peremuhan dan kampung, yaitu zona industri dan perhudangan sekitar 19 kasus yang terjadi selam tahun 2024.

"Kita berharap tingkat kebakaran di kota samarinda menurun, kebakaran yang terjadi rata-rata dikarenakan konsleting listrik," ungkapnya.

Dengan adanya sosialisasi yang terus kita lakukan dan program Grounting bisa mengurangi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Samarinda.

Baca juga: DPRD Kutim Sahkan Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran

"Sosialisasi ini merupakan salah satu, bentuk keseriusan kita dalam melakukan pencegahan kebakaran di kota Samarinda, dan mengurangi terjdinya musibah kebakaran di Samarinda," tutupnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved