Pilkada Kaltara 2024
Antisipasi Cuaca Hujan, TPS Pilkada 2024 di Kaltara Harus Aman dari Banjir dan Longsor
Kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan Sirekap di Pilgub Kaltara dan Pilwali Tarakan
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan Sirekap di Pilgub Kaltara dan Pilwali Tarakan di halaman Kantor KPU Tarakan, Minggu (24/11/2024). Ketika Simulasi dilakukan turun hujan.
Kondisi cuaca dari pagi hingga siang turun hujan terus menerus terjadi ketika simulasi dilakukan.
Sehingga kondisi seperti ini nantinya harus diantisipasi petugas KPPS, apabila kondisi serupa terjadi.
"Ada antisipasi dulunya teori, hari ini diaplikasikan. Kemarin di bimtek diberikan arahan, sekiranya di simulasi dipraktekkan," ucap Ketua KPU Tarakan Dedi Herdianto.
Baca juga: Pesan Pj Gubernur Akmal, Optimalkan Pengamanan Mandiri Kewilayahan Pilkada 2024
Dalam kondisi hujan, lanjut Dedi Herdianto, pemetaan lokasi TPS salah satunya aman dari sisi cuaca yang mengakibatkan banjir dan longsor.
Selanjutnya aksesbilitas semua kalangan bisa jangkau TPS. KPU memastikan di simulasi ini, model dan upaya masyarakat gunakan hak pilihnya tidak mengalami kendala.
Dedi Herdianto menyampaikan tujuan dilaksanakan simulasi agar apa yang terjadi di hari H atau pencoblosan Pilkada 2024 tergambar dengan jelas.
Selama rangkaian simulai dilakukan petugas KPPS lengkap sebanyak 7 anggota KPPS. Kemudian sampai pukul 12.00 WITA hingga pukul 13.00 WITA selesai proses pemungutan surat suara.
Menurut Dedi Herdianto, berbicara hal-hal yang tidak diinginkan misalnya terjadi gangguan dari luar, pihaknya melibatkan petugas pengamanan.
"Kami libatkan kepolisian meski di TPS ada petugas ketertiban tapi kita berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI sehingga pengawasan dan pengawalan tetap terjaga," ujarnya.
Dedi Herdianto menambahkan, ada juga perlakuan untuk pemilih disabilitas sudah disiapkan juga panitia.
Termasuk mekanisme pendampingan dari keluarga. Dari sisi kendala lanjutnya pihaknya optimis tidak ada kendala.
"Hanya saja kalau dilihat kondisi hujan, pemilih berpikir juga harus siapkan payung. Anggota KPPS memastikan lokasi TPS nyaman dan bisa dijangkau masyarakat. Kalau hujan disiaplan tempat berteduh," tukasnya.
Pj Wali Kota Tarakan, Bustan memberikan apresiasi kepada KPU Tarakan dalam melaksanakan simulasi di hari tenang.
"Ini bagaimana melakukan simulasi seolah terjadi di 27 November 2024. Petugas KPPS menjaga kesehatan termasuk dalam mendistribusikan kotak suara," tukasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Terjadi Hujan, Saat KPU Tarakan Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2024
| Jadwal Lengkap Putusan Dismissal MK untuk 3 Sengketa Pilkada di Kaltara Lengkap Link Nonton Sidang |
|
|---|
| Hasil Real Count Pilkada Kaltara 2024, Sulaiman-Adi, Zainal-Ingkong, Yansen-Suratno Siapa Unggul? |
|
|---|
| Solusi Bawaslu Kaltara dalam Distribusi Logistik Pilkada 2024 ke Pulau Sadau Tarakan |
|
|---|
| Polres Tana Tidung Apel Pasukan, Tidak Ada Kendala dalam Pilkada 2024 di Kalimantan Utara |
|
|---|
| Baliho Bakal Calon Gubernur Kaltara Andi Sulaiman Dirobek di Bagian Wajah, Relawan Datangi Bawaslu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241125_Simulasi-Pilkada-Tarakan.jpg)