Berita Kukar Terkini
Klinik Terapung Kodim Kukar, Akses Kesehatan Gratis Jangkau Warga Terpencil
Di tengah riak air Sungai Mahakam, sebuah perahu kecil bergerak perlahan menyusuri desa-desa terpencil di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Di tengah riak air Sungai Mahakam, sebuah perahu kecil bergerak perlahan menyusuri desa-desa terpencil di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.
Perahu itu bukan sekadar alat transportasi, melainkan klinik terapung yang membawa harapan baru bagi masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan.
Dipimpin oleh Pelda Hendro dari Pos Kesehatan (Poskes) Kodim 0906/Kutai Kartanegara, tim medis ini dengan tekun menjalankan misi kemanusiaan mereka pada Jumat, 29 November 2024.
Dilengkapi dengan perlengkapan medis yang memadai, klinik terapung ini mampu memberikan layanan kesehatan yang komprehensif.
Baca juga: Festival Mahakam 2024 Berkahir, Sungai Mahakam Dipromosikan Jadi Destinasi Wisata Baru
Dari pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan penyakit ringan, hingga pemberian vitamin dan obat-obatan, semuanya dilakukan langsung di atas perahu.
Tak hanya itu, tim medis juga memberikan penyuluhan kesehatan, menanamkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat kepada masyarakat.
Bagi Dandim 0906/Kutai Kartanegara, Letkol Czi Damai Adi Setiawan, layanan ini adalah bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat.
Menurutnya, klinik terapung adalah solusi efektif untuk menjangkau warga yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan seperti Puskesmas atau rumah sakit.
“Kami memahami bahwa tidak semua warga memiliki akses mudah ke layanan kesehatan. Klinik terapung ini adalah upaya kami untuk hadir di tengah masyarakat, memastikan mereka mendapatkan pelayanan medis yang layak,” ujar Letkol Damai, Sabtu (30/11/2024).
Selain pengobatan, tim medis juga berupaya mencegah berbagai penyakit melalui edukasi.
Baca juga: Satu Lagi Pilihan Rekreasi Wisata di Samarinda Jetski Sungai Mahakam
Mereka mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan menghindari kebiasaan buruk seperti merokok atau konsumsi alkohol berlebihan.
“Kami ingin warga menyadari bahwa kesehatan adalah investasi. Dengan pola hidup sehat, mereka bisa menghindari penyakit yang lebih serius,” tambahnya.
Reni, seorang warga desa, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran klinik terapung ini.
“Kami yang tinggal jauh dari Puskesmas sangat terbantu. Tidak hanya mendapatkan pengobatan, kami juga diberi obat dan vitamin secara gratis. Semoga kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilakukan,” tuturnya dengan penuh harap.
Bagi warga seperti Reni, perjalanan ke fasilitas kesehatan bukanlah hal yang mudah. Butuh waktu berjam-jam bahkan berhari-hari untuk mencapai Puskesmas terdekat.
| Warga Loa Kulu di Kukar Mengeluh Jalan Rusak dan Drainase Buruk, BBPJN Kaltim Bertindak |
|
|---|
| Isi Kekosongan Jabatan, Bupati Kukar Lantik Indra Hermawan Sebagai PJ Kepala Desa Jonggon Desa |
|
|---|
| Pameran Arsip Kukar 2026, Diarpus Hadirkan 5 Zona Sejarah Interaktif |
|
|---|
| Kukar 20 Besar Arsip Nasional, Kini Bikin Pameran Tampilkan Dokumentasi Masa Lalu |
|
|---|
| Rencana Bangun Jembatan Anggana-Sangasanga di Kukar, Kadis PU Ungkap 3 Opsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241130_Kodim-KKR-Kutai-Kartanegara-Kaltim.jpg)