Berita Samarinda Terkini
Festival Mahakam 2024 Berkahir, Sungai Mahakam Dipromosikan Jadi Destinasi Wisata Baru
Festival yang digelar selama empat hari sejak 14 November 2024 ini mengusung tema "Samarinda Music dan Budaya Nusantara"
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Rangkaian acara Festival Mahakam 2024 resmi berakhir pada Minggu (17/11).
Festival yang digelar selama empat hari sejak 14 November 2024 ini mengusung tema "Samarinda Music dan Budaya Nusantara", bertujuan merayakan keberagaman seni dan budaya Nusantara di Kota Samarinda.
Dalam penyelenggaraannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memilih sejumlah lokasi strategis seperti Teras Samarinda, Taman Bebaya, Sungai Karang Mumus, dan Dermaga Mahakam sebagai venue utama.
Sebagai penutup, parade jetski digelar di Dermaga Mahakam Ilir pada Minggu (17/11).
Atraksi ini menarik perhatian masyarakat, sekaligus menjadi simbol promosi Sungai Mahakam sebagai destinasi wisata unggulan.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Muslimin, menyatakan bahwa parade jetski tahun ini melanjutkan tradisi serupa pada Festival Mahakam sebelumnya.
"Parade jetski ini bertujuan menjadikan Sungai Mahakam sebagai ikon destinasi wisata baru. Saat ini, Teras Samarinda telah menjadi salah satu tempat favorit masyarakat untuk bersantai sambil menikmati panorama Sungai Mahakam.
Ditambah dengan hiburan seperti atraksi jetski, tarian, dan musik dalam rangkaian Festival Mahakam, masyarakat merasa sangat terhibur," ungkap Muslimin.
Baca juga: Keseruan Lomba Balap Perahu Naga di Festival Mahakam 2024, Penonton Penuhi Sungai Karang Mumus
Baca juga: 25 Peserta Ikut Lomba Balap Kapal Tambangan di Hari Terakhir Festival Mahakam 2024
Salah satu atraksi yang memukau pengunjung adalah air mancur buatan menggunakan jetski, yang menurut Muslimin jarang dilakukan dalam event serupa.
Ia juga mengungkapkan rencana ke depan untuk menggelar kompetisi jetski berskala nasional pada Festival Mahakam 2025.
"Tahun depan, kami akan mendatangkan peserta dari luar daerah Kalimantan Timur untuk bertanding di Samarinda," tambahnya.
Muslimin juga menjelaskan bahwa Disporapar saat ini telah memiliki empat unit jetski, yang cukup untuk kebutuhan atraksi atau kegiatan uji coba. Namun, fasilitas pendukung seperti dermaga masih dalam tahap revitalisasi.
"Jika pembangunan dermaga selesai, kami bisa menambah wahana wisata seperti ini, bahkan memungkinkan kegiatan jetski dilakukan setiap hari," jelasnya.
Meski atraksi jetski kali ini berjalan lancar, Muslimin sempat berbagi pengalamannya saat mencoba jetski di tengah gelombang besar.
"Saya sempat jatuh dua kali, mungkin karena pengaruh gelombang. Namun, dengan pelampung yang disediakan, saya tetap bersemangat. Ini pengalaman yang menyenangkan," katanya.
Baca juga: Besok 17 November Penutupan Festival Mahakam 2024 di Teras Samarinda, Ada Lomba Tari Pedalaman
Saat ini, sudah ada komunitas lokal yang menyediakan layanan penyewaan jetski. Namun, Muslimin menegaskan bahwa pemerintah hanya menggunakan fasilitas jetski untuk keperluan acara resmi.
"Ke depan, kita akan terus berupaya mengembangkan potensi wisata ini, agar Sungai Mahakam semakin dikenal secara nasional," tutupnya. (*)
Hasil Uji Laboratorium Ompreng SPPG Samarinda Ulu 2 Ditunggu dalam 3 Hari |
![]() |
---|
Pria Pencuri Motor di Samarinda Ditangkap Warga Setelah Dipancing via Facebook |
![]() |
---|
Sopir Truk R6 yang Lindas Pelajar di Jalan Wahid Hasyim II Samarinda hingga Tewas Masih Buron |
![]() |
---|
2 Karyawan Soto Lamongan Alami Luka Bakar Saat Kebakaran di Sungai Kunjang Samarinda |
![]() |
---|
Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Dicky Anggi Pranata Diganti |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.