Berita Berau Terkini

Solusi Atasi Banjir di Berau Kaltim, RT 06 Dumaring Dibangun Drainase

Drainase di Kampung Dumaring Kecamatan Talisayan tengah dibangun oleh Dinas Pekerjan Umun

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
BANJIR DI BERAU - Drainase di Kampung Dumaring Kecamatan Talisayan tengah dibangun oleh Dinas Pekerjan Umun dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau tahun ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Drainase di Kampung Dumaring Kecamatan Talisayan tengah dibangun oleh Dinas Pekerjan Umun dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau tahun ini.

Pasalnya, kondisi kontur di sana sangat rapat dan rendah yang berpotensi terjadi banjir.

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata menyebut, anggaran senilai Rp 2,4 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Berau telah dikucurkan untuk merampungkan kegiatan tersebut. 

Drainase yang berada di RT 6 tersebut tujuannya jelas untuk mengeringkan bagian-bagian area genangan.

Baca juga: Banjir di Berau Rugikan Petani Kakao Kampung Suaran, Pohon Hanyut dan Rusak

Baik yang bersumber dari hujan lokal, air limbah rumah tangga maupun sungai yang melintas di suatu wilayah.

Salah satunya adalah kondisi geografis wilayah Kampung Karangan khususnya di sub daerah aliran sungai (DAS) Dumaring.

"Yang sangat berbeda dengan daerah lain," ungkapnya kepada TribunKaltim.co, Rabu (11/12/2024).

Disampaikannya, kondisi kontur di wilayah Dumaring itu sangat rapat dan rendah.

Hal itu menyebabkan limpahan air hujan sangat mudah menerjang ke pemukiman masyarakat.

"Sehingga kebutuhan drainase sangatlah penting agar bisa mengatur dan membuat aliran pembuangan yang efektif," jelasnya. 

Meskipun diakui Hendra, penyelesaian permasalahan drainase selama ini salah satunya terjadi karena penanganannya masih bersifat parsial.

Baca juga: Andi Harun Kenalkan Program Pintu Air Otomatis ke Warga, Optimis Masalah Banjir di Samarinda Tuntas

Alhasil, penanganan permasalahan banjir dan genangan tidak pernah selesai secara tuntas.

"Permasalahan ini memerlukan penanganan yang sifatnya komprehensif atau menyeluruh mulai dari tahap perencanaan, pembangunan dan pemeliharaan," bebernya.

Ke depan, Hendra berharap agar pembangunan drainase di semua kampung dapat menjadi solusi atas masalah banjir yang masih terjadi.

Berikutnya, dapat memberi manfaat positif bagi masyarakat.

"Pembangunan dan perbaikan drainase perlu terus ditingkatkan hal ini bertujuan untuk mengurangi permasalahan lingkungan permukiman," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved