Berita Samarinda Terkini
Penataan Gang Bakti Samarinda Bukan Sekadar Cegah Banjir tapi Ciptakan Destinasi Baru
Penataan Sungai Karang Mumus di Gang Bakti, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur bukan saja untuk penanganan banjir
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Penataan Sungai Karang Mumus di Gang Bakti, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur bukan saja untuk penanganan banjir. Lebih dari ini, untuk menciptakan destinasi wisata baru.
Demikian ditegaskan oleh Walikota Samarinda, Andi Harun kepada TribunKaltim.co pada Minggu (8/12/2024).
Dia jelaskan, penataan kawasan Sungai Karang Mumus di Gang Bakti tak hanya bertujuan untuk mengendalikan banjir saja.
Namun, juga menghadirkan potensi baru bagi pengembangan pariwisata kota, khususnya dalam sektor kuliner.
Baca juga: Pemkot Samarinda Siapkan Konsep dan Branding Kawasan Gang Bakti Samarinda, Andalkan Kuliner
"Kita ingin jadikan kawasan tersebut menjadi kawasan kuliner nasi kuning, karena branding Jalan Lambung Mangkurat Samarinda ini memang terkenal dengan kuliner nasi kuningnya," ungkap Andi Harun.
Walikota Andi Harun menyatakan, program ini sepenuhnya akan dibiayai oleh Pemkot Samarinda.
Selain untuk mempercantik kawasan, tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan daya tarik wisata kota melalui pengembangan potensi lokal, seperti kuliner khas Samarinda yang sudah dikenal luas.
"Ini akan menjadi kawasan yang tidak hanya tertata, tetapi juga memiliki daya tarik wisata yang kuat. Orang-orang bisa menikmati nasi kuning sambil melihat pemandangan SKM yang lebih menarik dan asik," pungkas Andi Harun.
Ia menambahkan bahwa pihaknya telah menyusun rencana untuk membuat kawasan ini lebih menarik dan mudah diakses oleh pengunjung.
Selain penataan fisik, Wali Kota Samarinda ini juga memiliki gambaran jelas mengenai program penataan di kawasan tersebut.
Baca juga: Warga Berharap Banjir di Samarinda tak Ada Lagi
Penataan ini mencakup pembangunan infrastruktur pendukung, termasuk aksesibilitas kendaraan ke Gang Bakti serta program bedah fasad untuk rumah-rumah warga di sepanjang kawasan bantaran SKM segmen Lambung Mangkurat ini.
"Kami akan benahi bagian depan rumah warga supaya rata dan rapi. Akses kendaraan di Gang Bakti ini juga akan diperbaiki sehingga lebih mudah.
Dengan begitu, warga yang berjualan di kawasan ini bisa lebih ramai, pengunjung dapat menikmati Sungai Karang Mumus yang menarik.
"Ini bisa menjadi ikon baru atau landmark baru di Kota Samarinda, yaitu landmark Nasi Kuning," kata Andi Harun. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.