Berita Penajam Terkini
6 OPD di PPU Serapan Anggarannya Rendah, BKAD Beberkan Penyebabnya
Inilah daftar 6 OPD di PPU yang serapan anggarannya rendah, BKAD beberkan penyebabnya.
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tercatat memiliki tingkat serapan anggaran yang cukup rendah.
Berdasarkan catatan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU, ada enam OPD yang belum maksimal menyerap anggarannya.
Ke-6 OPD itu di antaranya adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Perhubungan PPU.
"Rata-rata itu dinas teknis yang memiliki pekerjaan fisik di lapangan," ungkap Kepala BKAD PPU Muhajir, Kamis (12/12/2024).
Baca juga: Jelang Tutup Anggaran, Serapan APBD PPU 2024 Baru 71 Persen
Meski demikian, keenam OPD yang tercatat dengan serapan terendah itu sudah dipanggil Bagian Pembangunan Setkab PPU.
Mereka diminta untuk memaparkan kendala yang dialami di lapangan dan segera dirumuskan solusinya.
Berdasarkan pertemuan itu juga disampaikan bahwa kendala yang dialami tidak begitu berarti.
Pasalnya, hanya berkaitan dengan teknis di lapangan dan rata-rata sudah memasuki tahapan pencairan.
"Kalau pekerjaan fisik sudah tinggi, yang lainnya itu keuangan tetapi ini sedang pencairan," ujarnya.
Baca juga: APBD PPU 2025 Capai Rp2,5 Triliun, Peruntukannya untuk Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur
Untuk saat ini, serapan APBD PPU tercatat mencapai 71 persen atau sekitar Rp2,2 triliun.
Angka itu belum mencapai target, di mana APBD PPU 2024 sebesar Rp2,6 triliun.
Pada 2024 ini ditargetkan APBD PPU bisa terserap maksimal atau hingga 90 persen sebelum tahun anggaran berakhir.
"Kita optimis bisa mencapai target ini dengan batas waktu yang telah disepakati," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241212_Kepala-BKAD-PPU-Muhajir-2.jpg)