Pilkada Samarinda 2024
KPU Sebut Partisipasi Pemilih di Pilkada Samarinda 2024 Mengalami Kenaikan 8 Persen
Dibandingkan tahun sebelumnya, partisipasi pemilih hanya mencapai 51,7 persen. Ada peningkatan sekitar 8 persen
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang berlangsung pada 27 November 2024 telah usai digelar.
Masyarakat di berbagai daerah, termasuk Samarinda, telah menyalurkan hak pilih mereka untuk memilih calon gubernur dan wali kota.
Terkhusus Kota Samarinda sendiri, tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada kali ini menunjukkan peningkatan.
Baca juga: 18.503 Kepala Keluarga di Samarinda Terima Kartu Tepat Sasaran untuk Pembelian LPG 3 Kg
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda, Firman Hidayat, menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, partisipasi pemilih di Pemilihan Gubernur (Pilgub) mencapai 59,9 persen, sementara pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) tercatat sebesar 57,8 persen.
“Dibandingkan tahun sebelumnya, partisipasi pemilih hanya mencapai 51,7 persen. Ada peningkatan sekitar 8 persen, meskipun angka ini masih bisa ditingkatkan tapi hasil ini cukup menggembirakan,” ujar Firman.
Namun, angka golongan putih (golput) masih menjadi perhatian serius. Firman mengungkapkan, di Samarinda, tingkat golput mencapai 41,2 persen, yang masih jauh dari target nasional.
“Sebanyak 41,2 persen warga tidak hadir di tempat pemungutan suara (TPS). Angka ini cukup tinggi dan menjadi tantangan ke depan,” ungkapnya.
Meski pencapaian tersebut terbilang tak begitu signifikan, Firman tetap mengapresiasi peningkatan partisipasi pemilih dibanding Pilkada lima tahun silam. Ia menilai capaian ini merupakan hasil kerja keras berbagai pihak dalam melakukan sosialisasi, mengingat sebelumnya hanya mencapai di angka 51,8 persen.
“Kami bersama pemerintah daerah dan partai politik sudah berupaya maksimal untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilih. Namun, pada akhirnya, memilih adalah hak, bukan kewajiban, dan tugas kami hanya memantik dan memfasilitasi,” jelasnya.
Terakhir, Firman juga menyoroti kendala lain yang memengaruhi partisipasi, yakni mobilitas masyarakat.
Lantaran tak sedikit warga Samarinda yang berada di luar daerah saat pemungutan suara berlangsung, sehingga tidak dapat menggunakan hak pilih mereka secara penuh.
“Bagi yang berada di luar daerah, meski di wilayah Kalimantan Timur, mereka hanya bisa menerima satu surat suara, yaitu untuk pemilihan gubernur,” pungkas Firman. (*)
| KPU Samarinda Jelaskan soal Nasib Sisa Logistik Pilkada 2024, Ada Plat Cetak Kertas Suara |
|
|---|
| Andi Harun dan Saefuddin Zuhri Sah Pimpin Pemerintah Kota Samarinda 2024-2029 |
|
|---|
| Resmi Ditetapkan, Andi Harun-Saefuddin Zuhri Jabat Walikota dan Wakil Walikota Samarinda 2025-2030 |
|
|---|
| KPU Samarinda Tetapkan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih Pilkada 2024 Besok 9 Januari |
|
|---|
| Terjawab 4 Kunci Kemenangan Besar Andi Harun dan Saefuddin Zuhri di Pilkada Samarinda 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241212_Ketua-KPU-Samarinda-Firman-Hidayat.jpg)