Sabtu, 18 April 2026

Berita Kukar Terkini

ASN dan Warga Kukar Diminta Belanja ke Pasar Mangkurawang Kutai Kartanegara

Pemkab Kukar meminta seluruh ASN dan warga Kukar untuk berpartisipasi dalam Gerakan Meramaikan dan Berbelanja di Pasar Mangkurawang.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono saat menyambangi Pasar Mangkurawang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Gerakan Meramekan dan Berbelanja di Pasar Mangkurawang juga melibatkan kewajiban bagi seluruh ASN, karyawan BUMN/BUMD, serta perbankan di Kukar untuk berbelanja minimal Rp200.000 setiap harinya di Pasar Mangkurawang.  

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Pemkab Kukar meminta seluruh ASN dan warga Kukar untuk berpartisipasi dalam Gerakan Meramaikan dan Berbelanja di Pasar Mangkurawang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur

Gerakan ini diinisiasi untuk mendukung keberlanjutan pasar tradisional sekaligus mengangkat perekonomian lokal di tengah semakin berkembangnya pusat perbelanjaan modern seperti swalayan dan mini market.

Gerakan yang digagas sebagai tindak lanjut dari imbauan Bupati Kukar Edi Damansyah.

Tujuannya, untuk menertibkan pedagang kaki lima yang selama ini berjualan tidak pada tempat yang semestinya dan memindahkan mereka ke stan-stan yang sudah disediakan di Pasar Mangkurawang. 

Baca juga: Bupati Kukar Edi Damansyah Sambangi Pasar Mangkurawang, Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Nataru

"Kami menindaklanjuti imbauan Bupati Kukar Edi Damansyah untuk menertibkan para pedagang kaki lima yang berjualan tidak di tempat yang semestinya untuk masuk ke dalam stan-stan yang sudah disediakan," kata Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, Selasa (24/12/2024).

Menurutnya, gerakan ini bertujuan untuk memperkuat pasar tradisional yang sudah menjadi bagian penting dalam perekonomian daerah. 

Pasar tradisional, yang kerap kali dianggap tertinggal dibandingkan dengan pusat perbelanjaan modern, perlu dipertahankan dan ditingkatkan daya tariknya agar tetap relevan di tengah pesatnya perkembangan sektor perdagangan. 

Oleh karena itu, pemerintah daerah berusaha untuk meningkatkan volume perdagangan di Pasar Mangkurawang dengan cara menarik minat pengunjung, yang diharapkan dapat berdampak positif terhadap pendapatan pedagang.

“Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, pendapatan pedagang juga akan meningkat, dan ini akan memperkecil risiko pasar tradisional tergerus oleh keberadaan swalayan dan mini market yang semakin menjamur,” jelas Sunggono.

Baca juga: Kelurahan Mangkurawang di Tenggarong Kukar Segera Dimekarkan Akhir 2024

Selain itu, Sunggono juga mengungkapkan bahwa Pasar Mangkurawang telah meraih penghargaan sebagai Pasar Tertib Ukur dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, yang merupakan bukti kualitas produk yang dijual di pasar ini terjamin segar, bersih, dan bebas dari bahan berbahaya. 

Ini menjadi salah satu alasan mengapa pemerintah daerah percaya bahwa Pasar Mangkurawang patut didorong untuk terus berkembang.

Tidak hanya kualitas, harga yang ditawarkan di Pasar Mangkurawang juga lebih terjangkau dibandingkan tempat lain, namun tetap menjaga kualitas produk yang sangat baik.

Selain itu, Pasar Mangkurawang juga secara rutin diperiksa oleh BPOM dan Tim Pasar Sehat Provinsi Kaltim.

"Untuk menjamin keamanan dan kesehatan pangan yang dijual di pasar ini," tambahnya.

Baca juga: Bupati Edi Damansyah Cek Harga di Pasar Mangkurawang Kukar, Klaim Masih Aman 

Sebagai bagian dari upaya untuk meramaikan Pasar Mangkurawang, Sekda Kukar juga mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lurah dan kepala desa di wilayah Kecamatan Tenggarong, BUMN/BUMD, serta instansi perbankan dan sektor lainnya untuk mengadakan kegiatan di pasar. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved