Selasa, 14 April 2026

Berita Berau Terkini

Penuhi Layanan Kesehatan, 8 Dokter di Berau Lanjutkan Pendidikan Spesialis

Penuhi layanan kesehatan, 8 dokter di Kabupaten Berau lanjutkan pendidikan spesialis.

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Renata Andini Pengesti
Pelantikan IDI Berau beberapa waktu lalu. Penuhi layanan kesehatan, 8 dokter di Kabupaten Berau saat ini melanjutkan pendidikan spesialis. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Persoalan pemenuhan tenaga dokter spesialis untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan bagi masyarakat belum terselesaikan hingga 2024 berakhir. 

Oleh sebab itu, Ketua Ikatan  Dokter Indonesia (IDI) Berau, Jusram menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memenuhi kebutuhan dokter spesialis di Bumi Batiwakkal.

Dirinya menyebut, sedikitnya ada 8 dokter umum asal Berau yang melanjutkan pendidikan dokter spesialis pada tahun 2024.

Di antaranya adalah spesialis mata, penyakit dalam, urologi, radiologi, THT, fisioterapi, dan dua dokter melanjutkan pendidikan spesialis anak.

Baca juga: RSUD Talisayan di Berau Kaltim Kini Memiliki Dokter Spesialis Penyakit Dalam

IDI Berau terus mendorong seluruh dokter agar melanjutkan pendidikan dokter spesialis dengan memberikan rekomendasi.

“Hal ini sesuai dengan salah satu program yang dijalankan, yakni program pendidikan dokter berkelanjutan,” ujarnya kepada TribunKaltim.co, Rabu (1/1/2025).

Jusram menegaskan bahwa para dokter umum yang melanjutkan pendidikan spesialis wajib kembali mengabdi di Berau, karena sudah ada kontrak yang mengikat.

Beberapa alasan yang membuat mereka harus kembali ke Berau, di antaranya, karena para dokter yang melanjutkan pendidikan merupakan putra asli Berau.

“Meskipun biaya pendidikan diberikan dari pusat, tapi untuk rekomendasi diberikan dari Berau,” jelasnya.

"Selain itu, mereka juga anggota IDI cabang Berau dan rekomendasinya melanjutkan pendidikan spesialis juga dari Berau,” sambungnya.

Baca juga: 3 Dokter Spesialis Bertugas di RSUD Talisayan, Dinkes Berharap Makin Banyak Dokter Mengabdi

Dirinya menyebut, alasan lainnya adalah aturan pusat, di mana pemerintah pusat tidak akan menerbitkan surat tanda registrasi (STR) apabila yang bersangkutan tidak kembali ke daerah yang merekomendasikan.

“Kemungkinan tahun 2025 akan kembali dari pendidikan itu adalah dokter anak. Di tahun berikutnya ada dokter jantung, dan tahun depan juga kemungkinan lebih banyak dokter yang akan diberi rekomendasi,” pungkasnya. 

Perlu diketahui bahwa Kabupaten Berau hanya memiliki 1 dokter spesialis mata dan 1 dokter spesialis THT. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved