Berita Nasional Terkini

Mendikti Saintek Satryo Didemo, Komisi X DPR RI: Segera Klarifikasi, Selesaikan dengan Bijak!

Pagi ini, Senin (20/1) pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi menggelar aksi unjuk rasa di lobi gedung kantor kementerian yang

Kolase Tribun Kaltim
Anggota Komisi X DPR RI, Verrell Bramasta dan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani buka suara terkait kasus demo yang menyeret Mendikti Saintek, Satryo Soemantri. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pagi ini, Senin (20/1) pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi menggelar aksi unjuk rasa di lobi gedung kantor kementerian yang berada di Jalan Pintu Senayan, Jakarta Pusat.

Peristiwa yang mengejutkan ini terjadi atas dugaan sikap kasar dan arogan yang dilakukan oleh Menteri Dikti Saintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro, terhadap para pegawainya.

Ia terhitung baru menjabat selama 100 hari alias sekitar tiga bulan berjalan. 

Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek) yang didemo karena dugaan pecat pegawai.
Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek) yang didemo karena dugaan pecat pegawai. (Kolase Tribunnews)

Dilansir dari Tribunnews.com, aksi demonstrasi yang mengecam dugaan pemecatan pegawai kementerian tersebut diwarnai barisan ASN berpakaian hitam dengan bentangan spanduk protes.

"Institusi Negara Bukan Perusahaan Pribadi Satryo dan Istri," tulis spanduk aksi tersebut.

Baca juga: Sosok Neni Herlina, Pegawai Kemendiktisaintek yang Dipecat Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro

Ketua Paguyuban Pegawai Ditjen Dikti, Suwitno, mengatakan bahwa selama ini prosedur mutasi jabatan di Kemendiktisaintek dilakukan tidak sesuai prosedur.

"Perubahan kementerian kalau soal pergantian jabatan pimpinan itu hal yang biasa. Tapi dengan cara-cara yang tidak elegan, cara-cara tidak fair, cara-cara juga tidak sesuai prosedur," ujar Suwitno.

Salah satu puncak dari kekecewaan pegawai Kemendiktisaintek, adalah pemecatan salah satu pegawai di bagian rumah tangga Kemendiktisaintek.

Suwitno mengatakan seharusnya proses pendisiplinan pegawai dilakukan secara prosedural.

"Kalau pegawai melakukan kesalahan, itu kan bisa ditindaklanjuti dengan penjatuhan hukuman disiplin. Tapi harus jelas prosedurnya, ini tidak dilakukan sama sekali," kata Suwitno.

Tanggapan Komisi X DPR RI

Verrell Bramasta, anggota Komisi X DP RI. (Tribunnews.com)

Salah satu anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi PAN, Verrell Brasta akui kaget dengan kabar demo tersebut. 

Baca juga: Detik-Detik Mobil Mendikti Saintek Satryo Kabur, Pegawai Beberkan Perilaku Kasar dan Main Pecat

Selama ini, dirinya mengenal sosok Satryo sebagai pribadi yang baik. Sehingga, ia tak memiliki bayangan bahwa Menteri Dikti Saintek tersebut akan melakukan kekerasan verbal maupun non verbal (fisik) kepada pegawainya.

"Saya kaget dan miris melihat berita hari ini terkait demo di Mendiktisaintek. Saya pernah bertemu Prof. Satryo sekali dua kali saat ada agenda di DPR RI. Memang belum terlalu dekat, namun terlihat beliau adalah sosok yang baik."

"Jadi, kalau memang betul beliau suka melakukan kekerasan verbal maupun nonverbal (fisik) kepada pegawainya, tentu ini mengagetkan," ujar Verrell, dilansir Kompas.com, Senin (20/1).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved