Berita Nasional Terkini

Mendikti Saintek Satryo Didemo, Komisi X DPR RI: Segera Klarifikasi, Selesaikan dengan Bijak!

Pagi ini, Senin (20/1) pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi menggelar aksi unjuk rasa di lobi gedung kantor kementerian yang

Kolase Tribun Kaltim
Anggota Komisi X DPR RI, Verrell Bramasta dan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani buka suara terkait kasus demo yang menyeret Mendikti Saintek, Satryo Soemantri. 

Namun, lanjut Verrell, publik belum mendengar tanggapan ataupun klarifikasi tentang dugaan tersebut oleh Satryo Soemantri sendiri.

Karena itu, ia memilih untuk tidak reaktif dan menghakimi sosok menteri tersebut sebab belum mengetahui dengan pasti kronologi dan penjelasannya.

"Kita tetap tidak boleh terlalu reaktif. Jadi saya masih sama-sama tunggu statement dan klarifikasi dari Pak Menteri langsung terkait kronologi aslinya," tuturnya.

Menurut Verrell, demo ini tak akan terjadi apabila ruang dialog terbuka oleh Kemendikti Saintek

Ia pun menyayangkan tidak adanya ruang dialog yang dibuka oleh Kemendiktisaintek hingga memicu demo pegawai.

"Kalau Sekjen Mendikti katakan masih tersedia ruang dialog yang lebih baik, seharusnya kejadian kekerasan fisik dan pemecatan sepihak juga tidak akan terjadi dari awal. Demo ini terjadi, mungkin karena memang ruang dialognya yang tidak pernah ada."

Baca juga: Sambil Teriak Mundur, Pegawai Kemendikti Saintek Hadang Mobil RI 25 Milik Satryo Soemantri

Lebih lanjut, Verrell dengan tegas bahwa pihaknya tidak pernah menolerir tindak kekerasan. 

"Saya tegaskan, saya tidak pernah memihak pelaku kekerasan, maupun menolerir hal tersebut. Sangat disayangkan kejadian ini bisa terjadi."

"Saya selalu tekankan bahwa adab di atas ilmu," tegas Verrell.

Untuk itu, jika memang tuduhan dari pegawai ke Satryo Soemantri benar adanya, maka harus ada tindakan lanjutan.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani turut meminta Satryo Soemantri maupun pejabat terkait untuk segera memberikan klarifikasi.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani. (emedia.dpr.go.id)

Terutama perihal pemecatan sepihak pegawai di Kementerian hingga berujung aksi demonstrasi oleh puluhan ASN.

Dirinya menyebut, nantinya mereka akan diklarifikasi saat rapat kerja (raker) bersama Komisi X DPR RI seusai masa reses rampung akhir Januari 2025.

"Ya tentu karena menjadi pertanyaan publik, saya rasa kemungkinan akan menjadi pertanyaan anggota ya," kata Lalu, Senin (20/1).

Tetapi, Lalu meminta Mendiktisaintek untuk dapat menyelesaikan masalahnya secara internal terlebih dahulu dengan kepala dingin dan situasi yang kondusif.

Baca juga: Terjawab Harta Kekayaan Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Dikti Saintek yang Didemo Pegawai

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved