Berita Penajam Terkini
DLH PPU Kekurangan Armada Pengangkut Sampah, Belum Mampu Jangkau Kecamatan Terjauh
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara kekurangan armada pengangkut sampah, belum mampu jangkau kecamatan terjauh.
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih membutuhkan tambahan sarana dan prasarana.
Salah satu yang dibutuhkan saat ini adalah kendaraan pengangkut sampah, baik mobil maupun roda tiga.
Kepala DLH PPU Safwana mengatakan, armada yang dimiliki saat ini belum mampu mengangkut sampah, terutama yang di kecamatan terjauh seperti Babulu.
“Di Babulu itu sampahnya cukup banyak, tetapi kita hanya bisa satu kali ambil,” ungkapnya pada Kamis (23/1/2025).
Baca juga: DLH PPU Ingin Bergelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
Safwana menjelaskan, DLH saat ini memiliki 17 unit kendaraan terdiri dari truk dan kendaraan roda tiga.
Jika ingin memaksimalkan pengangkutan sampah, maka setidaknya harus tersedia sebanyak 30 armada.
“Minimal itu baru kita bisa maksimalkan,” sambungnya.
Kata Safwana, pihaknya akan kembali mengusulkan pengadaan armada tahun ini ke pemerintah daerah.
Selain armada pada umumnya, ia juga akan mengusulkan pengadaan konverter truk ke Kementerian PUPR.
Baca juga: DLH PPU Usulkan Pembangunan Tempat Sampah Terpadu ke Kementerian PUPR
Konverter truk ini menjadi penting karena dapat memaksimalkan muatan sampah yang ada di setiap kecamatan.
Hal ini diusulkan ke pemerintah pusat, lantaran harganya cukup tinggi apabila dibebankan kepada pemerintah daerah.
“Per unit itu harganya kurang lebih Rp2 miliar, kita usulkan dua untuk Sepaku dan Babulu,” pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.