Pilkada Kaltim 2024
Respons Golkar Kaltim Soal Isu Pembentukan Tim Transisi Rudy-Seno, Ayub: Tunggu Gugatan MK Selesai
Tengok respons Golkar Kaltim soal isu pembentukan Tim Transisi Rudy-Seno. Ayub sebut tunggu gugatan MK selesai.
Penulis: Kun | Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
TRIBUNKALTIM.CO - Tengok respons Golkar Kaltim soal isu pembentukan Tim Transisi Rudy-Seno.
Sekretaris DPD Golkar Kaltim, M. Husni Fachruddin atau kerap disapa Ayub menyebutkan pihaknya menunggu gugatan MK selesai soal perselisihan hasil Pilkada Kaltim 2024.
Partai Golkar yang merupakan salah satu partai pengusung Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Pilkada Kaltim 2024 nomor urut 02 Rudy Mas’ud–Seno Aji menegaskan menghormati proses gugatan sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
Serta masih menunggu hasil putusan MK yang bakal dibacakan Hakim Konstitusi terjadwal pada tanggal 11, 12 atau 13 Februari mendatang.
Baca juga: Tanggapan Partai Golkar Kaltim Terkait Isu Pembentukan Tim Transisi Rudy–Seno
Diketahui, penetapan pemenang Pilkada di Kaltim 2024 belum diumumkan KPU karena masih ada sidang perkara nomor 262/PHPU.GUB-XXIII/202 PHP Kada yang diajukan kubu pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 01, Isran Noor–Hadi Mulyadi.
“Belum selesai. Kita masih menunggu semua selesai. Kan tim hukumnya bagian dari tim pemenangan,” sebut Sekretaris DPD Golkar Kaltim, M. Husni Fachruddin, Rabu (29/1/2025).
Isu–isu nama yang santer terdengar ada nama Wakil Wali Kota Samarinda yang masih menjabat yakni Rusmadi Wongso, menjadi Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan untuk mengawal program Rudy–Seno.
Beberapa nama mulai dipertimbangkan, seperti Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso, Politikus PKB Sutomo Jabir, Ketua PSI Kaltim Decky Samuel, dan Ketua Harian Forum Kaltim Sehat (Fokus) Andi Fathul Khair.
Nama–nama tersebut diisukan dan beberapa kali muncul di pemberitaan beberapa media.
Golkar Kaltim menegaskan bahwa tak elok membicarakan jika masih ada proses yang belum tuntas, meski dalam keputusan penghitungan suara pasca Pilkada Kaltim 2024 paslon Rudy–Seno unggul dalam perolehan suara.
Baca juga: Rudy-Seno Bantah Bentuk Tim Transisi Pasca Pilkada Kaltim 2024
Ayub, sapaan akrab M. Husni Fachruddin, juga menegaskan bahwa terkait tim transisi atau siapa yang akan membantu Rudy–Seno dalam pemerintahan ke depan akan dibahas pasca putusan MK nantinya.
“Selesaikan proses di MK agar semua pihak bisa legowo menerima,” imbuhnya menanggapi.
Ketua Fraksi Golkar di DPRD Kaltim ini juga menambahkan, urusan urusan “kabinet-nya”
Rudy–Seno di Provinsi Kaltim, termasuk tim percepatan pembangunan nantinya mutlak hak penuh keduanya.
Tentunya, paslon Rudy–Seno membuka diri untuk menerima nasihat serta memerlukan dukungan.
Mereka juga ingin ada suasana kepemimpinan rukun, dan saling bersinergi membangun daerah.
Baca juga: Lupa NISN Bisa Cek Online via nisn.data.kemdikbud.go.id, Cara Cek PIP kemdikbud go id 2025 Terbaru
Menurut Ayub juga, tentunya juga harus ada mekanisme Fit and proper test sesuai dengan aturan main yang ada.
“Kita serahkan kepada beliau berdua terutama Pak Harum sebagai Gubernur nantinya untuk memilih. Tapi saya pikir mekanisme fit dan proper test atau lelang jabatan ini paling cocok untuk mendapatkan ASN yang berkualifikasi dan berkapabilitas,” jelasnya. (*)
Tim transisi Rudy–Seno- Golkar Kaltim tanggapi isu beredarnya tim transisi di tengah proses gugatan perselisihan hasil Pilkada 2024 masih berproses di MK.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.