Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Hasil Autopsi Pria Disabilitas yang Tewas Ditikam oleh 2 Wanita di Subang, Terlibat Cinta Segitiga

Terjawab hasil autopsi pria disabilitas yang tewas ditikam oleh dua wanita di Subang, terlibat cinta segitiga.

Tayang:
Kolase foto: Dok Humas Polsek Pusakanagara dan TribunJabar.id/Istimewa
PRIA DISABILITAS DITIKAM - Kolase foto oleh dokumen Polsek Pusakanagara dan Tribun Jabar yang memperlihatkan pelaku 2 perempuan (kiri), dan korban pria disabilitas di Subang (kanan), yang ditangkap, pada Kamis ( 29/1/2025). Hasil autopsi pria disabilitas yang jasadnya ditemukan dengan 18 luka tusuk di pematang sawah jalan Pertamina Dusun Cemara, Desa Kalentambo, Kecamatan Pusakanagara, Subang pada Sabtu (25/1/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. (Dok Humas Polsek Pusakanegara dan Tribunjabar.id/Istimewa) 

TRIBUNKALTIM.CO - Terjawab hasil autopsi pria disabilitas yang tewas ditikam oleh dua wanita di Subang, terlibat cinta segitiga.

Kasus pembunuhan tragis menimpa Toikin, 22 tahun, seorang pria disabilitas asal Desa Karanganyar, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Mayatnya ditemukan pada Sabtu malam, 25 Januari 2025, dalam keadaan telungkup di pematang sawah di kawasan Jalan Pertamina Blok Cemara, Desa Kalentambo, Kecamatan Pusakanagara.

Korban ditemukan mengenakan celana panjang putih dan kaus hitam yang berlumuran darah.

Pihak kepolisian dari Polsek Pusakanagara dan Satreskrim Polres Subang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu.

Baca juga: Diduga Tak Terima Mantan Memilih Pria Lain, Kepsek di Kalsel Tewas Ditikam, Terjerat Cinta Segitiga

Jenazah Toikin dimakamkan pada Minggu malam, 27 Februari 2025, diiringi isak tangis keluarga.

Alami Belasan Luka Tusuk

PRIA DISABILITAS DITIKAM - Kolase foto oleh dokumen Polsek Pusakanagara dan Tribun Jabar yang memperlihatkan pelaku 2 perempuan (kiri), dan korban pria disabilitas di Subang (kanan), yang ditangkap, pada Kamis ( 29/1/2025). Hasil autopsi pria disabilitas yang jasadnya ditemukan dengan 18 luka tusuk di pematang sawah jalan Pertamina Dusun Cemara, Desa Kalentambo, Kecamatan Pusakanagara, Subang pada Sabtu (25/1/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. (Dok Humas Polsek Pusakanegara dan Tribunjabar.id/Istimewa)
PRIA DISABILITAS DITIKAM - Kolase foto oleh dokumen Polsek Pusakanagara dan Tribun Jabar yang memperlihatkan pelaku 2 perempuan (kiri), dan korban pria disabilitas di Subang (kanan), yang ditangkap, pada Kamis ( 29/1/2025). Hasil autopsi pria disabilitas yang jasadnya ditemukan dengan 18 luka tusuk di pematang sawah jalan Pertamina Dusun Cemara, Desa Kalentambo, Kecamatan Pusakanagara, Subang pada Sabtu (25/1/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. (Dok Humas Polsek Pusakanegara dan Tribunjabar.id/Istimewa)

Mayat korban ditemukan dalam keadaan telungkup di pematang sawah di kawasan Jalan Pertamina Blok Cemara Desa Kalentambo Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, pada Sabtu sekitar pukul 22.00 WIB.

Saat ditemukan, korban menggunakan celana panjang putih dan kaos hitam yang berlumuran darah.

Diketahui bahwa identitas dari sosok jasad tersebut adalah Toikin (22) pria Disabilitas asal Desa Karanganyar Kecamatan Pusakajaya Kabupaten Subang.

Korban merupakan seorang disabilitas dengan kondisi cacat fisik sejak lahir seperti jalan tidak normal dan bicara balelo.

Adapun jasad Toikin telah diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu dan pada Minggu (27/12025) malam, sudah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Baca juga: Fakta Kasus Suami Kareena Kapoor Ditikam Dirumahnya, Cerita Pilu Ali Khan Berusaha Lindungi Keluarga

Sebelumnya, Toikin sempat dibawa ke Puskesmas Pusakanagara. Petugas puskesmas menemukan terdapat sekitar 18 luka tusuk di tubuh Toikin.

Luka tusuk terdapat di bagian kepala belakang, wajah, pergelangan tangan, serta punggung kanan dan kiri korban.

Aparat Polsek Pusakanagara dan Satreskrim serta Inafis Polres Subang juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan hasil olah TKP, polisi menemukan sebuah pisau dapur di lokasi tersebut.

Pelaku Ditangkap

Dua pelaku yang diduga terlibat dalam pembunuhan ini adalah perempuan yang merupakan warga setempat.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.

Sarmin, salah satu anggota keluarga korban, mengungkapkan rasa syoknya atas kejadian ini.

Baca juga: Dituding Gondol Plat Alumunium, Remaja di Balikpapan Tewas Ditikam Tetangga

"Saya selaku keluarga korban tak menyangka ada orang yang keji menghabisi nyawa orang berkebutuhan khusus," kata Sarmin, Senin, 27 Januari 2025.

Sarmin menjelaskan bahwa ia mengetahui tentang penemuan mayat tersebut melalui media sosial.

Ia langsung menuju Puskesmas Pusakanagara dan terkejut saat mengetahui bahwa mayat tersebut adalah Toikin, yang memiliki ciri fisik khas.

Menurut informasi dari petugas Puskesmas, Toikin mengalami sekitar 18 luka tusuk di tubuhnya, yang tersebar di bagian kepala, wajah, pergelangan tangan, serta punggung kanan dan kiri.

Keluarga Toikin berharap pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini.

"Kami ingin tahu motif pelaku yang tega menghabisi Toikin," ungkap Sarmin, menambahkan bahwa Toikin memiliki kondisi cacat fisik sejak lahir, yang membuatnya sulit berjalan dan berbicara.

Hasil Autopsi Pembunuhan Pria Disabilitas di Subang

Pria disabilitas dibunuh secara tragis oleh dua wanita di Subang, Jawa Barat.

Korban bernama Toikin (22) ditusuk berkali-kali hingga tewas.

Berdasarkan informasi dari keluarga, Toikin merupakan disabilitas sejak lahir akibat kondisi medis tertentu.

Dari hasil autopsi, korban mengalami 27 luka tusukan di sekujur tubuhnya.

Baca juga: Pria Paruh Baya di Sebulu Kukar Tikam Pemuda Pakai Sajam , Polsek Sebulu Amankan Pelaku

Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu pada Jumat (31/1/2025) menjelaskan, beberapa tusukan tembus ke bagian vital organ tubuh korban.

Menurut AKBP Ariek korban tewas setelah di hujani puluhan tusukan oleh 2 pelaku menggunakan 2 pisau dapur.

Pelaku merupakan dua wanita berinisial TK (16) dan AN (21).

TK masih berstatus pelajar SMA kelas XI.

Mereka ditangkap pada Rabu (29/1/2025) oleh Polres Subang.

Keduanya berasal dari dua lokasi berbeda, yakni Desa Pusakajaya, Kecamatan Pusakajaya, serta Dusun Truntum, Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara.

Mereka ditangkap di rumah masing-masing dan langsung dibawa ke Mapolsek Pusakanagara sebelum akhirnya digiring ke Mapolres Subang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Jasad Toikin ditemukan dalam keadaan telungkup di pematang sawah dikawasan Jalan Pertamina Blok Cemara Desa Kalentambo Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Sabtu (25/1/2025) malam.

Korban saat ditemukan menggunakan celana panjang putih dan kaos hitam yang berlumuran darah.

Selain pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti satu di antaranya, 2 pisau dapur, pakaian korban, motor pelaku beserta STNK.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam pasal pembunuhan berencana dengan ancaman seumur hidup atau hukuman mati.

Sementara untuk pelaku dibawah umur dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Toikin terancam hukuman setengah dari orang dewasa. (*)

 

Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved